Jika Insurtech Pakai Teknologi Abal-Abal, Data Pribadi Bisa Dijual

Kamis, 30 Juli 2020 - 14:26 WIB
loading...
Jika Insurtech Pakai...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Deputi Komisioner Pengawasan IKNB II Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Moch. Ihsanudin mengatakan, insurance technology (insurtech) adalah suatu keniscayaan yang tidak bisa ditolak. Namun, tantangan pengembangan insurtech terkait dengan risiko yang dihadirkannya.

"Tantangannya terkait dengan risiko. Kalau teknologi yang dipakai tidak andal, maka pembocoran data pribadi atau penjualan data pribadi bisa terjadi," ucap Ihsanudin di Jakarta, Kamis (30/7/2020). ( Baca juga:Penjahat Digital Kian Brutal, Bisa Tembus Rekening Nasabah )

Meskipun hingga saat ini Indonesia belum memiliki UU perlindungan data pribadi, namun semua pihak harus bisa menjaga data diri dan data institusi tempat bekerja. Langkah itu dilakukan agar tak menimbulkan kecurigaan pembocoran data oleh perusahaan.

"Tantangannya di situ, karena kadang-kadang perusahaan belum memiliki teknologi yang sophisticated dan kualitas SDM yang masih so-so, latah atau ingin ikut-ikutan perusahaan yang teknologinya sudah advanced dan SDM ahli yang sudah hebat mengoperasikan," papar Ihsanudin

Oleh karena itu, lanjut dia, di sinilah regulasi berperan, seberapa kuat dan ketat regulasinya. Tapi, tentu saja akan ada pro-kontra terkait regulasi yang dibuat nantinya.

"Kalau terlalu ketat, industri protes. Sementara masyarakat mau yang mudah, cepat, dan murah. Bagaimana kita bisa berkembang?," tutur Ihsanudin.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uangme dan Privy Kolaborasi...
Uangme dan Privy Kolaborasi Perkuat Keamanan Data Pengguna P2P
Heboh Data Bocor Dibobol...
Heboh Data Bocor Dibobol Hacker, BPJS Ketenagakerjaan: Aman dan Terkelola Baik
Insurtech Asal Thailand...
Insurtech Asal Thailand Roojai Akuisisi Lifepal
Kolaborasi Penyediaan...
Kolaborasi Penyediaan Asuransi untuk Pembelian Gadget
Apresiasi atas Kolaborasi...
Apresiasi atas Kolaborasi Terbitkan 170 Juta Polis Asuransi
Insurtech Permudah Nasabah...
Insurtech Permudah Nasabah Beli Produk Asuransi Secara Online
Friderica Widyasari...
Friderica Widyasari Dewi Ditunjuk Jadi PJ Ketua OJK
Reddit Gugat Anthropic...
Reddit Gugat Anthropic atas Tuduhan Akses Data Tanpa Izin
OJK Resmi Cabut Izin...
OJK Resmi Cabut Izin Usaha Jiwasraya
Rekomendasi
Sony Sanjaya Tulis Pesan...
Sony Sanjaya Tulis Pesan untuk Kepala BGN Nanik S Deyang Sebelum Ditahan, Apa Isinya?
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Dadan Hindayana Cs Tersangka...
Dadan Hindayana Cs Tersangka Korupsi, Politikus PDIP Sebut Bolak-balik Singgung Kelemahan Tata Kelola MBG
Berita Terkini
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPSK Hari Ini, Berikut Poin-poin Lengkapnya
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Infografis
4 Profesi yang Tidak...
4 Profesi yang Tidak Bisa Digantikan oleh Teknologi AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved