Menaker Sebut Pengangguran Turun Drastis, Februari Tahun Ini 7,99 Juta Orang

Selasa, 29 Agustus 2023 - 21:50 WIB
loading...
Menaker Sebut Pengangguran...
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziah saat membuka Festival Bentoel Bangun Negeri di Malang, pada Selasa petang (29/8/2023). FOTO/Avirista Midaada
A A A
JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziah menyebutkan angka pengangguran turun signifikan dalam dua tahun terakhir. Hal ini juga dibuktikan dari tahun 2022-2023 jutaan orang mulai masuk ke pasar kerja.

"Kita syukur sekali lagi karena kemauan kesadaran dari stakeholders ini, pengangguran alhamdulillah kita bisa tekan," kata Menaker Ida Fauziah saat membuka Festival Bentoel Bangun Negeri di Malang, pada Selasa petang (29/8/2023).

Menurut Ida, ketika pandemi Covid-19 mewabah tingkat pengangguran di Indonesia berada di angka 6,2 persen, tetapi seiring berjalannya waktu angka pengangguran itu turun hingga 5,8 persen di tahun 2022 atau mencapai 8,42 juta pengangguran yang tersebar di Indonesia.

"Di 2020 kita sedih banget, pengangguran kita 6,2 persen. Tapi alhamdulillah turun 5,8, dan alhamdulillah sekarang pengangguran 5,4 persen. Dan kita bisa ceritakan kalau lihat data BPS 2022 ke 2023, kita bisa serap tenaga kerja 3 juta lebih secara nasional, dan pengangguran bisa kita turunkan sekitar 450 ribu, dalam kurun waktu 2022 ke 2023," jelas menteri kelahiran Mojokerto ini.

Baca Juga: Banyak Negara Alami Penuaan Populasi, Menaker: Jemputlah Peluang Emas Ini

Ida menjelaskan, salah satu alasan mengapa tingkat pengangguran terbuka di Indonesia berkurang karena banyak perusahaan-perusahaan dan sektor UMKM yang menyerap tenaga kerja. Khusus di wilayah Malang, PT Bentoel disebut Ida mampu menyerap ratusan tenaga kerja.

"D Malang saja sekitar 700 tenaga kerja, belum lagi bekerja yang secara tidak langsung supply change-nya Bentoel. Tadi saya dengar sudah melakukan ekspor ke 25 negara. Kita kasih applause untuk Bentoel yang telah menyerap tenaga kerja kota dan Kabupaten Malang," paparnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekspor April 2026 Melesat...
Ekspor April 2026 Melesat 21,98% Tembus Rp449.6 Triliun, Ini Penopangnya
Inflasi Indonesia Mei...
Inflasi Indonesia Mei 2026 Capai 3,08%, Ini Pendorongnya
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
BPS: Jumlah UMKM di...
BPS: Jumlah UMKM di Indonesia Capai 59 Juta Usaha Tahun 2023
Kondisi Angkatan Kerja...
Kondisi Angkatan Kerja RI: 7,2 Juta Pengangguran, 98,58 Juta Bekerja Penuh Waktu, Freelance 38,35 Juta
Ini Pendorong Ekonomi...
Ini Pendorong Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 5,61% di Kuartal I-2026
Ketum IDI Prediksi 5-10...
Ketum IDI Prediksi 5-10 Tahun Mendatang Terjadi Pengangguran Intelektual Dokter
11.014 Orang Dicoret...
11.014 Orang Dicoret dari Daftar Penerima Bansos Mulai April 2026
Ekonomi China Melambat,...
Ekonomi China Melambat, Generasi Muda Hadapi Pengangguran dan Tekanan Hidup
Rekomendasi
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
Ini Menu Sarapan Terbaik...
Ini Menu Sarapan Terbaik sebelum Olahraga, Pisang dan Ubi Cilembu Juaranya
Berita Terkini
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
IHSG Rontok Lagi Hari...
IHSG Rontok Lagi Hari Ini, Tak Lama Pembukaan Anjlok 1,25% ke 5.866
IHSG Nyungsep, Purbaya...
IHSG Nyungsep, Purbaya Tuding Rumor Downgrade S&P Jadi Biang Kerok
Didimax Rayakan Ulang...
Didimax Rayakan Ulang Tahun ke-27, Kepala Bappebti Berikan Apresiasi
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Infografis
Januari 2025, Tercatat...
Januari 2025, Tercatat 146,5 Juta Orang Indonesia Memakai Pinjol
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved