Kepala Bappenas Beberkan Rencana Penghapusan Tunjangan PNS Tahun Depan
Selasa, 12 September 2023 - 15:47 WIB
loading...
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengungkapkan rencana penghapusan tunjangan PNS tahun depan. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengungkapkan rencana penerapan skema gaji tunggal alias single salary bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Tunjangan melekat baik untuk PNS maupun PPPK rencananya akan dihapus tahun depan digantikan dengan satu penghasilan.
"Selama ini PNS gajian ada honor lain. Ke depan kita mau ada singgle salary dan ini juga termasuk misalnya bagian dari asuransi, kesehatan, kematian, hari tua akan menjadi satu," kata Suharso saat ditemui di Stasiun MRT Bundaran HI, Selasa (12/9/2023).
Baca Juga: Siap-siap! Single Salary ASN Tanpa Tunjangan Bakal Digodok Tahun Depan
Suharso mengatakan skema tersebut menjadi salah satu agenda prioritas dalam rencana kerja pada 2024. Saat ini, regulasi tersebut akan masuk dalam revisi UU ASN yang tengah di godok oleh pemerintah bersama DPR.
Lebih lanjut, alasan mendasar dibalik penerapan single salary untuk menjamin para pensiunan PNS, baik dari sisi daya beli lewat pemberian uang pensiun yang lebih besar karena bayarkan sekaligus, hingga jaminan akses kesehatan lewat asuransi.
"Selama ini PNS gajian ada honor lain. Ke depan kita mau ada singgle salary dan ini juga termasuk misalnya bagian dari asuransi, kesehatan, kematian, hari tua akan menjadi satu," kata Suharso saat ditemui di Stasiun MRT Bundaran HI, Selasa (12/9/2023).
Baca Juga: Siap-siap! Single Salary ASN Tanpa Tunjangan Bakal Digodok Tahun Depan
Suharso mengatakan skema tersebut menjadi salah satu agenda prioritas dalam rencana kerja pada 2024. Saat ini, regulasi tersebut akan masuk dalam revisi UU ASN yang tengah di godok oleh pemerintah bersama DPR.
Lebih lanjut, alasan mendasar dibalik penerapan single salary untuk menjamin para pensiunan PNS, baik dari sisi daya beli lewat pemberian uang pensiun yang lebih besar karena bayarkan sekaligus, hingga jaminan akses kesehatan lewat asuransi.
Lihat Juga :