BPS: Turunnya Harga Pangan hingga Rokok Picu Deflasi Juli 2020

Senin, 03 Agustus 2020 - 12:08 WIB
loading...
BPS: Turunnya Harga...
Turunnya harga rokok sumbang deflasi Juli 2020. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat selama Juli 2020 terjadi deflasi sebesar 0,10%. Berdasarkan angka tersebut, tingkat inflasi tahun kalender Januari-Juli 2020 tercatat sebesar 0,98% dan inflasi tahun ke tahun sebesar 1,54%.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan ada tiga kelompok pengeluaran yang menyumbang deflasi, di antaranya penurunan harga makanan, minuman, rokok, perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga serta transportasi. "Dari 11 kelompok pengeluaran, ada tiga kelompok yang mengalami deflasi yaitu makanan minuman dan tembakau yang mengalami deflasi 0,73% . Kemudian perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga yang mengalami deflasi 0,01%. Satu lagi adalah kelompok pengeluaran transportasi yang mengalami deflasi 0,17%," kata Suhariyanto dalam video virtual, Senin (3/8/2020)

Baca Juga: Deflasi 0,10% Terjadi di Bulan Juli 2020

Dia melanjutkan untuk kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan rokok yang mengalami deflasi 0,73% , memberikan sumbangan kepada deflasi sebesar 0,19%. Serta, penurunan harga bawang merah, menyumbang deflasi 0,11%. "Selain itu penurunan harga daging ayam ras yang memberikan andil kepada deflasi 0,04% , ketiga bawang putih yang memberikan andil kepada deflasi 0,03%," jelasnya.

Baca Juga: BPS: Harga Emas Melejit Sumbang Inflasi 0,16%

Sedangkan, seperti beras, cabe rawit, dan gula pas yang masing- masing memberikan andil 0,01% bagi inflasi. "Inflasi, karena komoditi ini masih mengalami kenaikan harga. Seperti harga telur ayam ras agak naik memberikan andil 0,04% dan rokok putih 0,01%," tandasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Ekspor April 2026 Melesat...
Ekspor April 2026 Melesat 21,98% Tembus Rp449.6 Triliun, Ini Penopangnya
Inflasi Indonesia Mei...
Inflasi Indonesia Mei 2026 Capai 3,08%, Ini Pendorongnya
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
Inflasi Medis Picu Kenaikan...
Inflasi Medis Picu Kenaikan Biaya Kesehatan, Allianz Ingatkan Pentingnya Proteksi Jangka Panjang
BPS: Jumlah UMKM di...
BPS: Jumlah UMKM di Indonesia Capai 59 Juta Usaha Tahun 2023
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Inflasi Mei 2026 Naik...
Inflasi Mei 2026 Naik 0,28 Persen, Cabai Merah Jadi Pemicu Utama
Pesta Elite, Resesi...
Pesta Elite, Resesi Sulit
Rekomendasi
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
Deretan Tokoh Bangsa...
Deretan Tokoh Bangsa Lulusan Pesantren, Ada Gus Dur hingga Haedar Nashir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved