Dukung MotoGP Mandalika 2023, PLN EPI Jaga HOP Pembangkit di Atas 20 Hari
Minggu, 15 Oktober 2023 - 18:16 WIB
loading...
PLN EPI memastikan seluruh pasokan energi primer untuk pembangkit listrik di sistem Lombok terjaga dalam rangka mendukung gelaran MotoGP Mandalika 2023. FOTO/dok.PLN EPI
A
A
A
JAKARTA - Subholding PLN Energi Primer Indonesia ( PLN EPI ) memastikan seluruh pasokan energi primer untuk pembangkit listrik di sistem Lombok terjaga dalam rangka mendukung gelaran MotoGP Mandalika 2023 pada 13-15 Oktober 2023 di Sirkuit Mandalika Lombok.
Direktur Utama PLN EPI Iwan Agung Firstantara menegaskan, Subholding PLN EPI sebagai salah satu bagian yang memastikan rantai pasok energi primer memastikan stok seluruh energi primer baik itu LNG, BBM, batu bara maupun biomassa di pembangkit dalam posisi aman.
"Kami memastikan seluruh stok energi primer dalam kondisi aman. Kami memastikan seluruh bongkar muat energi primer sudah selesai, dan menjaga Hari Operasi Pembangkit (HOP) di atas 20 hari. Langkah ini penting untuk mewujudkan listrik andal tanpa kedip untuk gelaran internasional," tegas Iwan Agung dalam keterangan resminya, Minggu (15/10/2023).
Baca Juga: PLN EPI Dukung Pembangunan Institut Teknologi PLN Rendah Karbon
Iwan memerinci, ada empat pembangkit yang menjadi tulang punggung kelistrikan sistem lombok. Pertama, PLTU Jeranjang 90 MW, dengan HOP berada di angka 24,3 hari. Kedua, IPP PLTU Lombok Energy Dynamic 50 MW yang memiliki HOP dengan pasokan batu bara yang mencukupi.
Direktur Utama PLN EPI Iwan Agung Firstantara menegaskan, Subholding PLN EPI sebagai salah satu bagian yang memastikan rantai pasok energi primer memastikan stok seluruh energi primer baik itu LNG, BBM, batu bara maupun biomassa di pembangkit dalam posisi aman.
"Kami memastikan seluruh stok energi primer dalam kondisi aman. Kami memastikan seluruh bongkar muat energi primer sudah selesai, dan menjaga Hari Operasi Pembangkit (HOP) di atas 20 hari. Langkah ini penting untuk mewujudkan listrik andal tanpa kedip untuk gelaran internasional," tegas Iwan Agung dalam keterangan resminya, Minggu (15/10/2023).
Baca Juga: PLN EPI Dukung Pembangunan Institut Teknologi PLN Rendah Karbon
Iwan memerinci, ada empat pembangkit yang menjadi tulang punggung kelistrikan sistem lombok. Pertama, PLTU Jeranjang 90 MW, dengan HOP berada di angka 24,3 hari. Kedua, IPP PLTU Lombok Energy Dynamic 50 MW yang memiliki HOP dengan pasokan batu bara yang mencukupi.
Lihat Juga :