Restrukturisasi WIKA disetujui Pemegang Saham, Ini Strategi Penyehatannya
Senin, 16 Oktober 2023 - 21:49 WIB
loading...
RUPSLB WIKA menyetujui restrukturisasi keuangan perseroan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Wijaya Karya (Persero) Tbk ( WIKA ) menyetujui usulan restrukturisasi keuangan perusahaan. Langkah itu bagian dari transformasi yang diusung Kementerian BUMN selaku pemegang saham.
Baca juga: Bos Wijaya Karya Ungkap Keuangan Berdarah-darah Selama 4 Tahun
“Restrukturisasi ini diambil di tengah tantangan tinggi kondisi keuangan perseroan, dan menjadi langkah strategis untuk memperkuat langkah perseroan dalam menjalankan bisnis secara berkelanjutan,” kata Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito, dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin, (16/10/2023).
Agung menjelaskan metode restrukturisasi akan ditempuh melalui delapan stream, yakni restrukturisasi keuangan, perbaikan tata kelola dan manajemen risiko, serta percepatan likuidasi piutang. Kemudian, asset recycling sesuai model bisnis, refocusing portofolio orderbook, efisiensi operating expense, penurunan saldo supply chain financing, dan penguatan struktur permodalan.
Lanjutnya, metode restrukturisasi tersebut kemudian dideskripsikan ke dalam prinsip transformasi yang terdiri dari tiga pilar, yaitu fokus terhadap kas, keunggulan eksekusi proyek dan penyeimbang portofolio yang berlandaskan pada pendekatan lean organization, dan manajemen risiko dan digitalisasi.
Baca juga: Bos Wijaya Karya Ungkap Keuangan Berdarah-darah Selama 4 Tahun
“Restrukturisasi ini diambil di tengah tantangan tinggi kondisi keuangan perseroan, dan menjadi langkah strategis untuk memperkuat langkah perseroan dalam menjalankan bisnis secara berkelanjutan,” kata Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito, dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin, (16/10/2023).
Agung menjelaskan metode restrukturisasi akan ditempuh melalui delapan stream, yakni restrukturisasi keuangan, perbaikan tata kelola dan manajemen risiko, serta percepatan likuidasi piutang. Kemudian, asset recycling sesuai model bisnis, refocusing portofolio orderbook, efisiensi operating expense, penurunan saldo supply chain financing, dan penguatan struktur permodalan.
Lanjutnya, metode restrukturisasi tersebut kemudian dideskripsikan ke dalam prinsip transformasi yang terdiri dari tiga pilar, yaitu fokus terhadap kas, keunggulan eksekusi proyek dan penyeimbang portofolio yang berlandaskan pada pendekatan lean organization, dan manajemen risiko dan digitalisasi.
Lihat Juga :