Konflik Israel-Hamas Bikin Harga Minyak Mendidih, Brent Dekati USD92 per Barel

Rabu, 18 Oktober 2023 - 14:38 WIB
loading...
A A A
Langkah itu dilakukan hanya beberapa jam setelah ledakan di sebuah rumah sakit di Kota Gaza yang dilaporkan menewaskan ratusan warga Palestina. Ledakan itu memicu kemarahan dari masyarakat internasional, dan mengurangi harapan untuk deeskalasi cepat dalam ketegangan di Timur Tengah.

Kondisi ini pada gilirannya memicu kekhawatiran baru bahwa limpahan konflik Israel-Hamas dapat mengganggu pasokan minyak mentah di kawasan Timur Tengah yang kaya minyak. Sebuah kekhawatiran yang telah mendorong harga minyak selama seminggu terakhir.

Tercatat, harga minyak Brent yang menjadi patokan global melonjak 2,3% menjadi USD91,97 per barel. Sedangkan minyak mentah berjangka West Texas Intermediate meningkat 2,6% di posisi USD87,63 per barel pada pukul 22:20 ET (02:20 GMT).

Kekhawatiran eskalasi dalam perang Israel-Hamas, terutama bahwa negara-negara Timur Tengah lainnya dapat bergabung dalam konflik, telah mendorong harga minyak selama seminggu terakhir. Sentimen tersebut mengabaikan dolar yang lebih kuat dan kekhawatiran suku bunga yang lebih tinggi.

Kabar baik dari China menawarkan, beberapa dukungan ke pasar minyak pada hari Rabu, setelah serangkaian stimulus moneter dari Beijing tampaknya membuahkan hasil. Data produk domestik bruto kuartal ketiga lebih kuat dari perkiraan dari importir minyak no.1 dunia China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Matikan Selat Hormuz!...
Matikan Selat Hormuz! AS dan Irak Deal Bangun Jalur Pipa Minyak Senilai Rp1.074 triliun
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
MUI Soroti Penangkapan...
MUI Soroti Penangkapan Ulama Palestina Sheikh Abdul Karim Raed Miqdad, Pertanyakan Verifikasi Tuduhan Terorisme
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Rekomendasi
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved