Kian Prospektif, Kemenperin Kembangkan Industri Desain Produk Kreatif
Kamis, 06 Agustus 2020 - 06:24 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/Dok Kemenparekraf
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong pengembangan daya saing industri kreatif dan industri desain produk karena berpotensi dapat memberikan kontribusi yang signfikan bagi perekonomian nasional. Apalagi, saat ini, berbagai produk dan desain produk nasional di sektor industri kreatif kian diminati di pasar global.
Berdasarkan Global Industrial Design Market 2020 Research Report, nilai pasar global dari desain produk industri masih cukup besar. Pada tahun 2019, nilainya mencapai USD45,38 miliar dan akan menembus hingga USD65,41 miliar pada tahun 2026. (Baca juga: Jaring Investor Asing, 27 Kawasan Industri Terpadu Disiapkan )
“Tingkat pertumbuhan produk industri tersebut, diproyeksi sebesar 5,3% pada periode 2021-2026. Hal ini menunjukkan besarnya peluang di sektor desain produk industri yang dapat terus dioptimalkan di tengah tantangan kondisi global, termasuk dampak dari pandemi Covid-19," kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih di Jakarta, Rabu (5/8/2020).
Gati menyatakan, ada dua hal penting yang perlu diperhatikan dalam membangun industri kreatif yaitu pembinaan dan apresiasi. Salah satu pembinaan yang dilakukan untuk meningkatkan kesadaran kepada industri akan pentingnya suatu desain adalah Design Laboratory Bali Creative Industry Center (Design Lab BCIC). (Baca juga: Yah, Pejabat BEI Bocorkan Rahasia di Balik Pembuatan e-IPO )
Melalui laboratorium tersebut, Kemenperin membimbing agar produk-produk yang dihasilkan sentra industri bisa berorientasi pasar, terutama melalui ideation research value dan creation research design.
Berdasarkan Global Industrial Design Market 2020 Research Report, nilai pasar global dari desain produk industri masih cukup besar. Pada tahun 2019, nilainya mencapai USD45,38 miliar dan akan menembus hingga USD65,41 miliar pada tahun 2026. (Baca juga: Jaring Investor Asing, 27 Kawasan Industri Terpadu Disiapkan )
“Tingkat pertumbuhan produk industri tersebut, diproyeksi sebesar 5,3% pada periode 2021-2026. Hal ini menunjukkan besarnya peluang di sektor desain produk industri yang dapat terus dioptimalkan di tengah tantangan kondisi global, termasuk dampak dari pandemi Covid-19," kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih di Jakarta, Rabu (5/8/2020).
Gati menyatakan, ada dua hal penting yang perlu diperhatikan dalam membangun industri kreatif yaitu pembinaan dan apresiasi. Salah satu pembinaan yang dilakukan untuk meningkatkan kesadaran kepada industri akan pentingnya suatu desain adalah Design Laboratory Bali Creative Industry Center (Design Lab BCIC). (Baca juga: Yah, Pejabat BEI Bocorkan Rahasia di Balik Pembuatan e-IPO )
Melalui laboratorium tersebut, Kemenperin membimbing agar produk-produk yang dihasilkan sentra industri bisa berorientasi pasar, terutama melalui ideation research value dan creation research design.
Lihat Juga :