Mengatasi Zero Odol di Tengah Pembenahan Kelas Jalan, Butuh Terminal Handling
Jum'at, 15 Desember 2023 - 08:11 WIB
loading...
Mengatasi permasalahan Over Dimension Overload (ODOL) dinilai butuh pembenahan terhadap kelas jalan yang menjadi penentu utama dari peningkatan daya saing logistik. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Mengatasi permasalahan Over Dimension Overload (ODOL) dinilai butuh pembenahan terhadap kelas jalan yang menjadi penentu utama dari peningkatan daya saing logistik Indonesia. Ketua Majelis Profesi dan Etik Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Agus Taufik Mulyono menerangkan, masalah status dan fungsi jalan merupakan problem klasik yang masih belum diselesaikan hingga saat ini.
Masalahnya kata Agus, pabrik untuk komoditi ekspor itu tidak ada yang berada di kota. Semua berada di desa atau kecamatan. Jadi, ketika mengangkut barang dari pabrik-pabrik itu menuju pelabuhan utama, truk-truk itu pasti akan melewati jalan yang statusnya beda, mulai jalan desa, kabupaten, kota, provinsi, dan arteri (nasional).
Baca Juga: Roadmap Zero Odol Diminta Akomodir Kepentingan Semua, Begini Usulan Pengusaha
Tidak hanya statusnya, truk-truk itu juga pasti akan melalui jalan-jalan yang fungsinya juga berbeda. Mulai lingkungan primer atau jalan lokal, kolektor 3 atau jalan kabupaten, kolektor 2 atau jalan provinsi, dan kolektor 1 atau jalan arteri. Selain fungsi dan status, kelas jalan yang dilalui truk-truk itu dari pabrik menuju pelabuhan utama juga beda. Ada jalan kelas 3, kelas 2, dan kelas 1.
Baca Juga: Pengusaha: Ekonomi Bisa Terjun Bebas Kalau Zero ODOL Berlaku di 2023
Masalahnya kata Agus, pabrik untuk komoditi ekspor itu tidak ada yang berada di kota. Semua berada di desa atau kecamatan. Jadi, ketika mengangkut barang dari pabrik-pabrik itu menuju pelabuhan utama, truk-truk itu pasti akan melewati jalan yang statusnya beda, mulai jalan desa, kabupaten, kota, provinsi, dan arteri (nasional).
Baca Juga: Roadmap Zero Odol Diminta Akomodir Kepentingan Semua, Begini Usulan Pengusaha
Tidak hanya statusnya, truk-truk itu juga pasti akan melalui jalan-jalan yang fungsinya juga berbeda. Mulai lingkungan primer atau jalan lokal, kolektor 3 atau jalan kabupaten, kolektor 2 atau jalan provinsi, dan kolektor 1 atau jalan arteri. Selain fungsi dan status, kelas jalan yang dilalui truk-truk itu dari pabrik menuju pelabuhan utama juga beda. Ada jalan kelas 3, kelas 2, dan kelas 1.
Baca Juga: Pengusaha: Ekonomi Bisa Terjun Bebas Kalau Zero ODOL Berlaku di 2023
Lihat Juga :