Aplikasi SIZE Optimalkan Respons Cepat Pendeteksi Penyakit Menular Hewan ke Manusia
Selasa, 26 Desember 2023 - 09:14 WIB
loading...
A
A
A
Alur kerja SIZE terdiri dari fitur berbagi data kasus zoonosis dari tiga sistem informasi yang saling interoperabel, notifikasi kewaspadaan (alert) kepada pengguna, penghubungan antar kasus, pencatatan respons cepat, dan evaluasi kinerja respons kasus lintas sektor.
Aplikasi SIZE digunakan oleh petugas lapangan di sektor kesehatan masyarakat, kesehatan hewan, konservasi (satwa liar), atau petugas lain yang tergabung dalam tim respons cepat (TRC) Tikor zoonosis dan PIB yang dibentuk oleh Kepala Daerah.
Aplikasi SIZE adalah perwujudan amanat Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2019 tentang Peningkatan Kemampuan Indonesia Dalam Mencegah, Mendeteksi, dan Merespons Wabah Penyakit Pandemi Global dan Kedaruratan Nuklir, Biologi, dan Kimia. Selain itu, respons cepat KLB zoonosis juga telah ditetapkan oleh KEMENDAGRI dalam Permendagri 101/2018 tentang Standar Teknis Pelayanan Dasar Pada Standar Pelayanan Minimal Sub Urusan Bencana Kabupaten/Kota sebagai Standar Pelayanan Minimum (SPM) bagi kabupaten/kota.
Menko Muhadjir menegaskan, respons cepat kejadian penyakit menular berpotensi wabah harus dilakukan oleh Pemerintah Daerah sesegera mungkin sebelum penyebaran penyakit semakin meluas. Dia berharap, dengan adanya aplikasi SIZE bisa memaksimalkan penanggulangan penyakit zoonosis dan penyakit infeksius baru.
"Mudah-mudahan aplikasi ini yang berfungsi sebagai integrator ini bisa berfungsi maksimal sehingga kita bisa lebih profesional trengginas cekatan dalam merespons berbagai macam kasus yang berkaitan dengan penyakit zoonosis," ujarnya.
Peluncuran SIZE dilakukan secara simbolis oleh Menko PMK Muhadjir Effendy, bersama dengan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM., MARS;. Dirjen Peternakan & Kesehatan Hewan Kemtan, Dr. Ir. Nasrullah, M.Sc; Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemdagri, Ir. Restuardy Daud, M.Sc.; Staff Ahli Bidang Pangan Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan, Drh. Indra Eksploitasia, M.Si.; Acting Mission Director USAID Indonesia, Mrs Erin Nicholson.
Kegiatan juga dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Sosial Ekonomi dan Budaya Kemenkominfo R Wijaya Kusumawarfdhana, juga dihadiri dan dihadiri oleh mitra pembangunan terkait. Serta dihadiri oleh peserta dari daerah yang menghadiri kegiatan via daring zoom dan youtube sebanyak 1.455 peserta.
Aplikasi SIZE digunakan oleh petugas lapangan di sektor kesehatan masyarakat, kesehatan hewan, konservasi (satwa liar), atau petugas lain yang tergabung dalam tim respons cepat (TRC) Tikor zoonosis dan PIB yang dibentuk oleh Kepala Daerah.
Aplikasi SIZE adalah perwujudan amanat Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2019 tentang Peningkatan Kemampuan Indonesia Dalam Mencegah, Mendeteksi, dan Merespons Wabah Penyakit Pandemi Global dan Kedaruratan Nuklir, Biologi, dan Kimia. Selain itu, respons cepat KLB zoonosis juga telah ditetapkan oleh KEMENDAGRI dalam Permendagri 101/2018 tentang Standar Teknis Pelayanan Dasar Pada Standar Pelayanan Minimal Sub Urusan Bencana Kabupaten/Kota sebagai Standar Pelayanan Minimum (SPM) bagi kabupaten/kota.
Menko Muhadjir menegaskan, respons cepat kejadian penyakit menular berpotensi wabah harus dilakukan oleh Pemerintah Daerah sesegera mungkin sebelum penyebaran penyakit semakin meluas. Dia berharap, dengan adanya aplikasi SIZE bisa memaksimalkan penanggulangan penyakit zoonosis dan penyakit infeksius baru.
"Mudah-mudahan aplikasi ini yang berfungsi sebagai integrator ini bisa berfungsi maksimal sehingga kita bisa lebih profesional trengginas cekatan dalam merespons berbagai macam kasus yang berkaitan dengan penyakit zoonosis," ujarnya.
Peluncuran SIZE dilakukan secara simbolis oleh Menko PMK Muhadjir Effendy, bersama dengan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM., MARS;. Dirjen Peternakan & Kesehatan Hewan Kemtan, Dr. Ir. Nasrullah, M.Sc; Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemdagri, Ir. Restuardy Daud, M.Sc.; Staff Ahli Bidang Pangan Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan, Drh. Indra Eksploitasia, M.Si.; Acting Mission Director USAID Indonesia, Mrs Erin Nicholson.
Kegiatan juga dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Sosial Ekonomi dan Budaya Kemenkominfo R Wijaya Kusumawarfdhana, juga dihadiri dan dihadiri oleh mitra pembangunan terkait. Serta dihadiri oleh peserta dari daerah yang menghadiri kegiatan via daring zoom dan youtube sebanyak 1.455 peserta.
Lihat Juga :