Gangguan Laut Merah Bikin Pasokan Minyak Mentah ke Eropa Seret

Sabtu, 20 Januari 2024 - 19:28 WIB
loading...
Gangguan Laut Merah...
Pasokan minyak mentah dan pasar Brent untuk beberapa titik di Eropa dan Afrika menjadi lebih ketat, diakibatkan kekhawatiran penundaan pengiriman akibat kapal-kapal menghindari Laut Merah. Foto/Dok
A A A
LONDON - Pasokan minyak mentah dan pasar Brent untuk beberapa titik di Eropa dan Afrika menjadi lebih ketat, diakibatkan kekhawatiran penundaan pengiriman akibat kapal-kapal menghindari Laut Merah . Hal ini diungkapkan oleh para pelaku pasar, data LSEG hingga analis.

Baca Juga: Jual Minyak Rusia di Atas Batas Harga, Perusahaan UEA Kena Sanksi dari Washington

Tak hanya teror Laut Merah, beberapa faktor lain juga menambah parah seperti lonjakan permintaan dari China yang meningkatkan persaingan untuk pasokan minyak mentah yang tidak harus transit di Terusan Suez. Analis mengatakan, dampak paling jelas bakal dirasakan pasar Eropa.

Sebagai sinyal terjadinya pengetatan pasokan, struktur patokan pasar berjangka minyak mentah Brent mencapai titik paling bullish dalam dua bulan pada hari Jumat, karena tanker dialihkan dari Laut Merah menyusul serangan udara oleh Amerika Serikat dan Inggris kepada Yaman.

"Brent adalah kontrak berjangka yang paling terkena dampak ketika terjadi gangguan Laut Merah/Terusan Suez," kata Viktor Katona, analis minyak mentah utama di Kpler.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Pasokan Minyak Dunia...
Pasokan Minyak Dunia Lenyap 1,5 Juta Barel per Hari, Pasar Energi Bakal Terguncang?
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Rekomendasi
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
Jenderal Uni Eropa Minta...
Jenderal Uni Eropa Minta Tentara Dikerahkan ke Greenland
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved