Jual Minyak Rusia di Atas Batas Harga, Perusahaan UEA Kena Sanksi dari Washington

Jum'at, 19 Januari 2024 - 15:09 WIB
loading...
Jual Minyak Rusia di...
Washington menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan Uni Emirat Arab (UEA) usai diduga bekerja sama dengan Rusia untuk menjual minyak Moskow di atas batas harga. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Washington menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan Uni Emirat Arab (UEA) usai diduga bekerja sama dengan Rusia untuk menjual minyak Moskow di atas batas harga. Sanksi Barat terhadap perusahaan UEA tersebut diumumkan oleh Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri Departemen Keuangan AS (OFAC) lewat situs resminya.

Baca Juga: Batas Harga Minyak Rusia Tak Berjalan Sesuai Rencana, Begini Respons Washington

OFAC menambahkan, perusahaan pelayaran Hennesea Holdings Limited yang berbasis di Abu Dhabi dan 17 kapal curah dan kapal tanker minyak berbendera Liberia telah masuk dalam daftar hitam atas dugaan pelanggaran batas harga G7/UE (Uni Eropa) terhadap minyak Rusia .

Menurut Departemen Keuangan, Hennesea Holdings memiliki kapal yang diduga berpartisipasi dalam pengangkutan minyak mentah yang berasal dari Rusia dengan harga di atas plafon USD60 per barel. OFAC mengklaim, bahwa kapal Hennesea berulang kali melakukan pengirimam ke pelabuhan Rusia.

Baca Juga: Minyak Rusia Mengalir Deras ke Negara BRICS, Nilainya Rp2 Triliun Hanya di Oktober
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Rekomendasi
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
Kisah Yoane Wissa: Hampir...
Kisah Yoane Wissa: Hampir Buta dan Gol Bersejarah di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Infografis
Destinasi Wisata Perang...
Destinasi Wisata Perang di Rusia Diminati Turis dari China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved