Jadi Korban Nikel Indonesia, Perusahaan Swiss Tutup Tambang di Kaledonia Baru

Selasa, 13 Februari 2024 - 15:34 WIB
loading...
A A A
Prancis kini terlibat sepenuhnya dalam upaya membantu KNS menemukan investor baru, kata seorang pejabat di kementerian perekonomian Perancis pada hari Senin. Namun mereka menambahkan bahwa lokasi tersebut perlu mengembangkan sarana agar lebih menguntungkan, dan bahwa negara tidak dapat menggantikan para pemain industri.

"Industri ini strategis bagi Kaledonia Baru dan dapat memainkan peran di masa depan bagi pasokan strategis Eropa," kata pejabat tersebut.

Paris sedang mencoba membujuk politisi lokal untuk menandatangani "pakta nikel" yang mencakup pelonggaran serangkaian kuota dan pembatasan lokal terkait ekspor bijih nikel mentah dan mengubahnya menjadi produk jadi di lokasi, yang menurut Paris akan membantu profitabilitas. Prancis menyatakan pemerintah juga akan mengeluarkan dana untuk meningkatkan infrastruktur energi.

Pedagang komoditas saingannya Trafigura dan grup pertambangan Perancis Eramet, yang memiliki saham di tambang nikel dan fasilitas pemrosesan di Kaledonia Baru, menghadapi tantangan serupa dengan Glencore karena operasi mereka menghabiskan banyak uang.

Glencore, yang tidak pernah memperoleh keuntungan meskipun telah menggelontorkan lebih dari USD4 miliar ke KNS sejak tahun 2013, akan mempertahankan karyawannya selama enam bulan. Selama waktu tersebut, tungku di pabrik nikel akan tetap dalam kondisi panas sehingga sewaktu-waktu dapat kembali beroperasi dengan cepat. Secara keseluruhan ada sekitar 1.300 orang yang dipekerjakan di lokasi tersebut.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
Chakra Jawara Perkuat...
Chakra Jawara Perkuat Komitmen sebagai Mitra Strategis Industri Pertambangan Nasional
Antisipasi Risiko Sosial...
Antisipasi Risiko Sosial Tambang, Perusahaan Didorong Terapkan Standar Keberlanjutan Global
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Tsingshan Dorong Kolaborasi...
Tsingshan Dorong Kolaborasi Hilirisasi Nikel Ramah Lingkungan di Indonesia
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
Kejagung Bongkar Modus...
Kejagung Bongkar Modus Rekayasa Uji Lab untuk Ekspor Ilegal Logam Tanah Jarang
Rekomendasi
Ditahan di Rutan KPK,...
Ditahan di Rutan KPK, Febrie Adriansyah: Alat Bukti Masih Didalami, Belum Cukup Dilakukan Penahanan
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Berita Terkini
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved