Ridwan Kamil: Jakarta Tak Pernah Disiapkan Jadi Ibu Kota Negara, Kepaksa
Kamis, 14 Maret 2024 - 22:05 WIB
loading...
Kurator Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) Ridwan Kamil mengungkapkan, pembangunan DKI Jakarta tidak pernah disiapkan untuk menjadi Ibu kota negara sejak awal. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kurator Pembangunan Ibu Kota Nusantara ( IKN ) Ridwan Kamil mengungkapkan, pembangunan DKI Jakarta tidak pernah disiapkan untuk menjadi Ibu kota negara sejak awal. Bahkan menurutnya Jakarta adalah Ibukota yang tidak sengaja.
Hal itu melihat jejak historis sejak masa Pemerintahan kolonial Belanda yang pada saat itu menjadi pusat perekonomian, dan berlanjut pada masifnya pembangunan. Baca Juga: Ridwan Kamil Targetkan Pembangunan Kawasan Inti IKN Rampung Juli 2024
"Jakarta dari dulu tidak pernah disiapkan jadi ibu kota Republik Indonesia. Jakarta adalah Ibu Kota yang tidak sengaja, kepaksa, ya, maka kalau ditanya kenapa harus pindah ke IKN," ujar Ridwan Kamil dalam acara rakornas IKN di Jakarta, Kamis (14/3/2024).
Baca Juga: Ridwan Kamil Minta Dukungan untuk IKN Nusantara: Jangan Dibahas Kenapa, Bayinya Sudah Lahir
Bahkan menurutnya, sejak dahulu Batavia yang saat ini berubah nama menjadi Jakarta memang sudah tidak layak untuk dinobatkan sebagai Ibukota negara. Hal tersebut lantaran Batavia kerap diterpa masalah penyakit menular.
"Banyak penyakit, ada wabah seperti Covid namanya Malaria Sundanica, maka dipindahkanlah ibu kota kolonial Belanda itu ke Bandung. Kira-kira begitu," kata pria yang akrab disapa Kang Emil.
Sehingga menurutnya, Pemindahan Ibukota atau pembangunan IKN merupakan wacana lama yang sudah tersusun oleh sejarah. Sejak masa pemerintahan kolonial Belanda misalnya, Ibukota dipindahkan ke Bandung, namun tidak lama berselang penjajahan Jepang mulai masuk dan timbul depresi besar ekonomi, maka Ibukota gagal dipindahkan.
Hal itu melihat jejak historis sejak masa Pemerintahan kolonial Belanda yang pada saat itu menjadi pusat perekonomian, dan berlanjut pada masifnya pembangunan. Baca Juga: Ridwan Kamil Targetkan Pembangunan Kawasan Inti IKN Rampung Juli 2024
"Jakarta dari dulu tidak pernah disiapkan jadi ibu kota Republik Indonesia. Jakarta adalah Ibu Kota yang tidak sengaja, kepaksa, ya, maka kalau ditanya kenapa harus pindah ke IKN," ujar Ridwan Kamil dalam acara rakornas IKN di Jakarta, Kamis (14/3/2024).
Baca Juga: Ridwan Kamil Minta Dukungan untuk IKN Nusantara: Jangan Dibahas Kenapa, Bayinya Sudah Lahir
Bahkan menurutnya, sejak dahulu Batavia yang saat ini berubah nama menjadi Jakarta memang sudah tidak layak untuk dinobatkan sebagai Ibukota negara. Hal tersebut lantaran Batavia kerap diterpa masalah penyakit menular.
"Banyak penyakit, ada wabah seperti Covid namanya Malaria Sundanica, maka dipindahkanlah ibu kota kolonial Belanda itu ke Bandung. Kira-kira begitu," kata pria yang akrab disapa Kang Emil.
Sehingga menurutnya, Pemindahan Ibukota atau pembangunan IKN merupakan wacana lama yang sudah tersusun oleh sejarah. Sejak masa pemerintahan kolonial Belanda misalnya, Ibukota dipindahkan ke Bandung, namun tidak lama berselang penjajahan Jepang mulai masuk dan timbul depresi besar ekonomi, maka Ibukota gagal dipindahkan.
Lihat Juga :