Nggak Banyak Cingcong, Vietnam Hukum Mati Pengusaha Pelaku Megakorupsi
Jum'at, 12 April 2024 - 10:26 WIB
loading...
A
A
A
Sebagian besar pembelaan Lan didasarkan pada pengacaranya yang berpendapat bahwa dia hanya mengendalikan sekitar 15% bank dan tidak memiliki posisi resmi di bank tersebut, sehingga tuduhan penggelapan dinilai tidak pantas.
Baca Juga: Vietnam Dilaporkan Tengah Berupaya Bergabung dengan BRICS
Namun, para saksi yang memiliki saham besar mengatakan kepada pengadilan bahwa mereka diperintahkan untuk bertindak atas nama Lan. Oleh karena itu, hakim memutuskan bahwa Lan memegang saham pengendali lebih dari 90% di SCB melalui kuasanya dan merupakan pemilik de facto bank tersebut, media lokal melaporkan.
Lan pertama kali ditangkap pada tahun 2022, dengan tuduhan sekitar 10 tahun yang lalu. Selain Lan, lebih dari 80 orang lainnya termasuk pejabat bank sentral telah didakwa dalam kasus perusakan SCB. Lan dilaporkan akan mengajukan banding atas hukuman tersebut.
Kasus terhadap Lan adalah bagian dari tindakan keras terhadap korupsi yang dipelopori oleh Partai Komunis yang berkuasa di Vietnam. Politisi tingkat tinggi termasuk mantan presiden Vietnam telah dipaksa mengundurkan diri sehubungan dengan kampanye tersebut dan ratusan pejabat serta pengusaha telah dijatuhi hukuman.
Baca Juga: Vietnam Dilaporkan Tengah Berupaya Bergabung dengan BRICS
Namun, para saksi yang memiliki saham besar mengatakan kepada pengadilan bahwa mereka diperintahkan untuk bertindak atas nama Lan. Oleh karena itu, hakim memutuskan bahwa Lan memegang saham pengendali lebih dari 90% di SCB melalui kuasanya dan merupakan pemilik de facto bank tersebut, media lokal melaporkan.
Lan pertama kali ditangkap pada tahun 2022, dengan tuduhan sekitar 10 tahun yang lalu. Selain Lan, lebih dari 80 orang lainnya termasuk pejabat bank sentral telah didakwa dalam kasus perusakan SCB. Lan dilaporkan akan mengajukan banding atas hukuman tersebut.
Kasus terhadap Lan adalah bagian dari tindakan keras terhadap korupsi yang dipelopori oleh Partai Komunis yang berkuasa di Vietnam. Politisi tingkat tinggi termasuk mantan presiden Vietnam telah dipaksa mengundurkan diri sehubungan dengan kampanye tersebut dan ratusan pejabat serta pengusaha telah dijatuhi hukuman.
(fjo)
Lihat Juga :