Pemulihan Ekonomi-Kesehatan Perlu Keterlibatan Semua Pihak

Rabu, 19 Agustus 2020 - 06:35 WIB
loading...
A A A
Dia menambahkan, langkah Indonesia yang sudah memasuki uji klinis tahap III ini sebagai sebuah keberhasilan, sebab menurutnya tidak banyak negara yang sudah memasuki tahap ini. "Jadi tidak ada yang salah dari Indonesia. Seakan-akan asumsi (dari) luar kita (itu) gatot, gagal total. Padahal, kita ini sama baiknya," tandasnya

Terkait penggunaan alokasi dana untuk pemulihan ekonomi, Erick menegaskan bahwa pihaknya terus menjalin komunikasi dengan pelaku usaha. "Kemarin saya juga ketemu Kadin, kita sampaikan sabar karena sedang tahap proses," katanya.

Terkait langkah pembukaan pariwisata, Erick menyatakan sektor pariwisata akan mengutamakan wisatawan domestik. Menurut dia, aspek kesehatan tetap satu sehingga belum akan membuka wisatawan untuk warga asing. “Protokol kesehatan tetap diutamakan,” kata dia. Erick memastikan, program pemerintah adalah mengutamakan kesehatan yang diikuti sektor ekonomi.

Dalam upaya memutar kembali roda perekonomian, pemerintah juga terus mendorong berbagai program dengan melibatkan sejumlah pihak. Tujuannya agar aktivitas ekonomi kembali bergairah.

“Kita upayakan penyerapan dana PEN ini bisa cepat terserap. Salah satu yang sedang dijalankan adalah bantuan melalui program keluarga harapan. Sampai saat ini dari Rp34 triliun, sudah Rp27 triliun untuk 10 juta keluarga,” kata Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin pada kesempatan yang sama. (Baca juga: Bangun Jalan Tol terpanjang di Indonesia, Hutama Karya Pakai Produk Lokal)

Dia menambahkan, pihaknya juga sudah mendapat data yang valid terkait pemberian bantuan untuk para pekerja yang bergaji di bawah Rp5 juta. Menurutnya, ada sekitar 15,7 juta pekerja yang bakal menerima uang Rp600.000 selama empat bulan, dengan skema pemberian per dua bulan hingga akhir tahun.

“Sudah diidentifikasi 15,7 juta tenaga kerja formal yang terdaftar di perusahaan, bayar iuran, bisa juga outsourch atau honorer agar bisa teridentifikasi,” ujarnya. Berbagai bantuan tunai tersebut diluncurkan dengan harapan bisa mendongkrak daya beli yang sempat anjlok akibat pandemi Covid-19.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
4 Temuan Penting di...
4 Temuan Penting di Tengah Kejatuhan IHSG Hampir 30% dan Rupiah Mendekati Rp18.000/USD
Rupiah Sentuh Rp17.883...
Rupiah Sentuh Rp17.883 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Belum Hambat Aktivitas Ekonomi
Antisipasi Krisis, Ini...
Antisipasi Krisis, Ini Isi Pertemuan Prabowo dan Tokoh Ekonomi Nasional di Istana
BPS: Jumlah UMKM di...
BPS: Jumlah UMKM di Indonesia Capai 59 Juta Usaha Tahun 2023
Pidato Presiden Pertegas...
Pidato Presiden Pertegas Arsitektur Ekonomi dan Arah Ideologi Pembangunan
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Rekomendasi
15.086 Jemaah Haji Reguler...
15.086 Jemaah Haji Reguler dan 7.547 Haji Khusus Telah Tiba di Indonesia
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved