Gembosi Aset Rusia, Yellen Ingin Pinjamkan Rp796,8 Triliun ke Ukraina

Rabu, 22 Mei 2024 - 19:49 WIB
loading...
Gembosi Aset Rusia,...
Menkeu AS, Janet Yellen optimistis, mendapatkan dukungan dari kelompok negara-negara G7 untuk mendapatkan pinjaman USD50 miliar atau setara Rp796,8 triliun. Foto/Dok
A A A
LONDON - Menteri Keuangan Amerika Serikat atau Menkeu AS, Janet Yellen optimistis, mendapatkan dukungan dari kelompok negara- negara G7 untuk mendapatkan pinjaman USD50 miliar atau setara Rp796,8 triliun (Kurs Rp15.936 per USD) untuk mendukung Ukraina, dengan memanfaatkan aset- aset Rusia yang disita.

"Saya percaya penting bagi G7 untuk bekerja sama menunjukkan persatuan dan untuk memperlihatkan bahwa kita dapat menghasilkan sumber daya yang berarti untuk mendukung Ukraina selama beberapa tahun ke depan," kata Yellen kepada Sky News.

Baca Juga: Yellen Ajak AS dan Eropa Keroyokan Sita Aset Rusia Rp4.789 Triliun

"Ketika Amerika berdiri di belakang Ukraina dan saya berharap kongres jika diperlukan bakal meloloskan paket masa depan, Ukraina memiliki kebutuhan substansial dan mampu mengumpulkan sumber daya yang signifikan untuk membantu Ukraina adalah penting," bebernya.

Baca Juga: Moskow: Menyadap Aset Rusia yang Dibekukan adalah Pemerasan Ekonomi

Ditanya apakah mungkin untuk memberikan pinjaman sekitar USD40 miliar hingga USD50 miliar, dia berkata: "Ya, saya pikir itu ada kemungkinan."

Sebagai informasi sebelumnya pada akhir 2023, para pemimpin Uni Eropa (EU) gagal menyepakati paket bantuan keuangan senilai 50 miliar euro atau setara sekitar USD54,63 miliar untuk Ukraina dalam konferensi tingkat tinggi (KTT) yang diadakan di Brussel.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Rekomendasi
Menembus Batas Geografis,...
Menembus Batas Geografis, Layanan VIOLA Menjadi Jembatan Asa JKN di Ujung Negeri
Tampil Stylish Tak Harus...
Tampil Stylish Tak Harus Mahal, Ini 7 Tips Pilih Fashion Pria ala Kreator Konten Muhamad Sadam
Terjual 800 Unit, Rahasia...
Terjual 800 Unit, Rahasia Jetour T1 Bikin Pembeli Pilih Hybrid Ketimbang Bensin
Berita Terkini
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Eksodus Miliarder: Mengapa...
Eksodus Miliarder: Mengapa Mark Zuckerberg hingga Orang Kaya Inggris Kompak Kabur?
Keamanan Jadi Faktor...
Keamanan Jadi Faktor Utama Nasabah Memilih Bank Digital
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved