G7 Gagal Rampungkan Rencana Rebut Aset Rusia Rp4.807 T yang Dibekukan

Selasa, 28 Mei 2024 - 11:40 WIB
loading...
G7 Gagal Rampungkan...
Negara-negara maju yang tergabung dalam G7 gagal mencapai konsensus tentang bagaimana menggunakan pendapatan yang dihasilkan dari aset bank sentral Rusia yang dibekukan di luar negeri untuk membantu Ukraina. Foto/Dok
A A A
STRESA - Kelompok negara-negara maju yang tergabung dalam G7 gagal mencapai konsensus tentang bagaimana menggunakan pendapatan yang dihasilkan dari aset bank sentral Rusia yang dibekukan di luar negeri untuk membantu Ukraina. Hal ini disampaikan oleh Menteri Ekonomi Italia Giancarlo Giorgetti pada akhir pekan kemarin.

Baca Juga: Bos Bank Sentral: Bank-bank Italia Harus Keluar dari Rusia

Seperti diketahui Italia saat ini memegang kepresidenan G7 dan menjadi tuan rumah pertemuan dua hari para menteri keuangan G7 minggu ini di kota Stresa.Pada konferensi pers di akhir KTT, Giorgetti mengatakan, G7 membuat kemajuan terkait masalah aset Rusia , tetapi "belum menyelesaikan" prosesnya karena masih "adanya masalah teknis dan hukum yang signifikan."

Berbicara kepada wartawan, Giorgetti menambahkan, bahwa kelompok ini terus berusaha untuk mencapai "solusi yang diinginkan secara politis" yang "tidak dapat disangkal dari sudut pandang hukum," dan menemukan itu membutuhkan waktu.

Giorgetti mencatat bahwa keputusan akhir untuk langkah tersebut kemungkinan akan dibuat pada KTT para pemimpin G7 Juni, mendatang di Puglia. Baca Juga: Putin Serang Balik Barat, G7 Hadapi Kesulitan Besar Gunakan Aset-aset Rusia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Lesca Gadai Premier...
Lesca Gadai Premier Ubah Barang Mewah Jadi Aset Resiliensi Finansial
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Rekomendasi
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Tantri Kotak Jadi Korban...
Tantri Kotak Jadi Korban Penipuan, Uang Rp10 Miliar Diduga Dibawa Kabur Teman Sendiri
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Berita Terkini
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Infografis
3 Senjata Rusia yang...
3 Senjata Rusia yang Paling Ditakuti oleh Militer Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved