Aliran Modal Asing Rp14.579 T Bakal Masuk ke Negara Berkembang Tahun Ini, RI Termasuk?

Minggu, 02 Juni 2024 - 15:50 WIB
loading...
Aliran Modal Asing Rp14.579...
Negara-negara berkembang diperkirakan bakal menerima peningkatan aliran modal asing pada tahun ini, dengan lonjakan hampir sepertiga menjadi USD903 miliar atau setara Rp14.579 triliun. Foto/Dok
A A A
NEW YORK - Negara- negara berkembang diperkirakan bakal menerima peningkatan aliran modal asing pada tahun ini, dengan lonjakan hampir sepertiga menjadi USD903 miliar atau setara Rp14.579 triliun (Kurs Rp16.145 per USD). Meski begitu arus modal sangat bergantung pada pertumbuhan global, seperti disampaikan dalam laporan kelompok perdagangan perbankan.

Baca Juga: Aliran Modal Asing Masuk Indonesia Capai Rp22 Triliun

Peningkatan bersih 32% diperkirakan bakal ditopang oleh kuatnya pemulihan dalam hal investasi asing langsung dan uang tunai yang diarahkan pada portofolio ekuitas, kata laporan yang diterbitkan oleh Institute of International Finance (IIF) yang mencakup 25 negara di pasar negara berkembang, termasuk China, India, Rusia dan Meksiko.

Bahkan ketika pertumbuhan global sepertinya bakal di kisaran 3,1% tahun ini, "skenario 'soft landing' global membuat gambaran positif untuk aliran modal ke EM (Emerging Markets)," kata laporan itu seperti dilansir Reuters.

"Perdagangan global juga telah menunjukkan tanda-tanda pemulihan moderat dalam beberapa bulan terakhir, didorong oleh peningkatan volume perdagangan EM," jelasnya.

Baca Juga: China Tak Bisa Diabaikan, JPMOrgan Ungkap Seberapa Pentingnya Bagi Dunia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
BUMN Ekspor Berpotensi...
BUMN Ekspor Berpotensi Memicu Larinya Modal Asing, Berikut Alasannya
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Akademisi UAI: Aliran...
Akademisi UAI: Aliran Dana Asing ke NGO Harus Diawasi Agar Tak Pengaruhi Demokrasi
Rekomendasi
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Suka Takut Minum Vitamin...
Suka Takut Minum Vitamin C Karena Bikin Lambung Perih? Ini Penjelasannya
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Berita Terkini
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Infografis
43 Negara yang akan...
43 Negara yang akan Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved