Pertagas Jajaki Kerja Sama LNG Hub Terminal Arun pada 4th BMD RI-Korea
Rabu, 19 Juni 2024 - 06:38 WIB
loading...
PT Pertamina Gas menjajaki peluang bisnis jangka panjang dalam pertemuan 4th BMD Indonesia dan Korea di Busan, Rabu-Kamis (12-13/6)/2024. FOTO/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina Gas (Pertagas) menjajaki peluang bisnis jangka panjang dalam pertemuan 4th Bilateral Maritime Dialogue (BMD) antara Indonesia dan Korea Selatan yang digelar di Busan, Rabu-Kamis (12-13/6)/2024. BMD antara Indonesia dan Korea Selatan merupakan implementasi dari kerja sama kemaritiman antara kedua negara melalui penandatanganan MoU on Maritime Cooperation pada 16 Mei 2016.
Pertagas yang diwakili Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis Agung Indri Pramantyo dalam kesempatan itu memaparkan proyeksi bisnis Perta Arun Gas sebagai penyedia layanan handling migas yang kompetitif di industri global melalui pengembangan LNG Hub Infrastructure.
Baca Juga: 10 Negara-negara Termiskin di Asia, Indonesia Termasuk?
Pada 4th BMD Korea-Indonesia, kedua negara sepakat untuk terus meningkatkan kerja sama di bidang kemaritiman. Salah satunya di sektor energi, di mana akan dilakukan joint study untuk pemanfaatan rig/offshore platform Pertamina untuk fisheries, carbon storage, dan LNG Regasifikasi.
Agung menjelaskan, lokasi LNG Hub Arun terletak di jalur pelayaran internasional yang strategis antara sumber pasokan dan permintaan LNG. Hal ini menjadikan Arun sangat ideal untuk bisnis break bulking. Ditambah lagi, posisi Arun sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) menciptakan peluang bagi PAG sebagai LNG Asia Hub terbesar. Pada kesempatan tersebut, Pertagas juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Korea Maritime & Ocean University Consortium (KMOUC) untuk pengembangan infrastruktur gas dan gas alam cair.
Pertagas yang diwakili Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis Agung Indri Pramantyo dalam kesempatan itu memaparkan proyeksi bisnis Perta Arun Gas sebagai penyedia layanan handling migas yang kompetitif di industri global melalui pengembangan LNG Hub Infrastructure.
Baca Juga: 10 Negara-negara Termiskin di Asia, Indonesia Termasuk?
Pada 4th BMD Korea-Indonesia, kedua negara sepakat untuk terus meningkatkan kerja sama di bidang kemaritiman. Salah satunya di sektor energi, di mana akan dilakukan joint study untuk pemanfaatan rig/offshore platform Pertamina untuk fisheries, carbon storage, dan LNG Regasifikasi.
Agung menjelaskan, lokasi LNG Hub Arun terletak di jalur pelayaran internasional yang strategis antara sumber pasokan dan permintaan LNG. Hal ini menjadikan Arun sangat ideal untuk bisnis break bulking. Ditambah lagi, posisi Arun sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) menciptakan peluang bagi PAG sebagai LNG Asia Hub terbesar. Pada kesempatan tersebut, Pertagas juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Korea Maritime & Ocean University Consortium (KMOUC) untuk pengembangan infrastruktur gas dan gas alam cair.
Lihat Juga :