APBN 2024 hingga Mei Defisit Rp21,8 T, Pendapatan Negara Menyusut Saat Belanja Negara Naik
Kamis, 27 Juni 2024 - 10:55 WIB
loading...
Menteri Keuangan atau Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, pendapatan negara tercatat lebih rendah dibanding periode yang sama tahun lalu. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara ( APBN ) 2024 hingga Mei diklaim tetap terjaga dengan keseimbangan primer positif, meskipun telah mulai defisit. Menteri Keuangan atau Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, pendapatan negara tercatat lebih rendah dibanding periode yang sama tahun lalu.
Baca Juga: Sri Mulyani: Prabowo Janji Bakal Jaga Defisit APBN di Bawah 3%
Sampai dengan akhir Mei 2024, pendapatan negara dalam hal ini terdiri dari pajak, bea cukai dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) serta hibah adalah sebesar Rp1.123,5 triliun.
"Ini artinya kita telah mencapai 40,1 persen dari target APBN tahun ini, meskipun untuk pencapaian ini dari bulan Mei dari persentase cukup baik, tapi kalau kita lihat dibandingkan tahun lalu bulan Mei terjadi penurunan 7,1 persen year on year," ujar Menkeu Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KiTa Edisi Juni 2024, Kamis (27/6/2024).
Baca Juga: Defisit APBN 2025 Dirancang Lebih Lebar Agar Prabowo Bisa Leluasa
Baca Juga: Sri Mulyani: Prabowo Janji Bakal Jaga Defisit APBN di Bawah 3%
Sampai dengan akhir Mei 2024, pendapatan negara dalam hal ini terdiri dari pajak, bea cukai dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) serta hibah adalah sebesar Rp1.123,5 triliun.
"Ini artinya kita telah mencapai 40,1 persen dari target APBN tahun ini, meskipun untuk pencapaian ini dari bulan Mei dari persentase cukup baik, tapi kalau kita lihat dibandingkan tahun lalu bulan Mei terjadi penurunan 7,1 persen year on year," ujar Menkeu Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KiTa Edisi Juni 2024, Kamis (27/6/2024).
Baca Juga: Defisit APBN 2025 Dirancang Lebih Lebar Agar Prabowo Bisa Leluasa
Lihat Juga :