Harga Minyak Rusia vs Arab Saudi, Siapa Lebih Murah?

Rabu, 24 Juli 2024 - 19:41 WIB
loading...
Harga Minyak Rusia vs...
Perbandingan harga minyak Rusia dan Arab Saudi. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Aliran minyak Rusia menghindari sanksi dan diperdagangkan di atas batas harga G7 di seluruh dunia. Harga minyak Rusia menembus batas USD60 per barel yang ditetapkan oleh negara-negara G7, menyoroti kesulitan yang dihadapi Barat dalam membatasi pendapatan energi yang digunakan untuk mendanai perang Rusia melawan Ukraina.

Mengutip Business Insider, Bloomberg melaporkan minyak mentah Ural yang menjadi patokan Moskow mencapai sekitar USD75 per barel ketika meninggalkan pelabuhan-pelabuhan di Laut Baltik dan Laut Hitam sejak tahun lalu.

Kenaikan harga yang tajam dan level yang berkelanjutan di atas USD60 untuk minyak mentah Ural sepanjang tahun ini menimbulkan keraguan pada proses pengesahan Barat, yang dimaksudkan untuk mendokumentasikan dan memastikan bahwa biaya kargo tetap di USD60 per barel atau di bawahnya.

Baca Juga: Tetesan Terakhir Minyak Rusia ke Negara Eropa Mulai Habis

Seorang penjabat senior Departemen Keuangan AS mengatakan, kenaikan harga mungkin disebabkan oleh dinamika geopolitik yang lebih luas, dan batasan tersebut masih efektif dalam mengurangi pendapatan Kremlin dari penjualan minyak, sehingga mendorong komoditas tersebut dijual di bawah batasan tersebut melalui layanan-layanan Barat atau melalui armada bayangan Rusia, yang sedang diincar oleh AS untuk mendapatkan sanksi.

Minyak mentah Ural yang mencapai India diperdagangkan dengan harga USD88 per barel, sementara minyak yang keluar dari Rusia timur dijual dengan harga USD84 per barel, diperdagangkan jauh di atas batas harga selama sekitar satu tahun.

Menurut Argus, sanksi masih mempengaruhi Rusia, dengan biaya pengangkutan yang signifikan terkait langsung dengan sanksi. Jatuhnya harga ekspor membuat pengiriman ke Asia jauh lebih mahal dibandingkan dengan pengiriman ke Eropa, dan sanksi telah menambahkan sebanyak USD8,79 per barel ke biaya pengiriman untuk kargo Ural ke India atau China.

Sejak bulan Oktober tahun lalu, Departemen Keuangan AS telah bersiap-siap untuk menghukum pelanggaran batas harga. Namun, Bloomberg mengatakan, dengan adanya kekhawatiran mengenai terganggunya aliran minyak mentah dan kenaikan harga, lonjakan harga minyak mentah berjangka Brent baru-baru ini menjadi sekitar USD90 per barel mungkin akan menunda tindakan tersebut.

Beda dengan Arab Saudi

Berbeda dengan Rusia, Arab Saudi justru menaikkan harga minyaknya di wilayah Asia. Arab Saudi belum lama ini telah menaikkan harga minyaknya untuk para pelanggan di Asia termasuk China sebagai salah satu negara importir minyak terbesar dunia.

Saudi Aramco menaikkan produk andalan Arab Light untuk pelanggan di Asia dengan rata-rata sebesar USD0,90-USD2,90 di atas harga patokan Oman-Dubai. Bloomberg melaporkan kenaikan ini merupakan kenaikan bulanan ketiga berturut-turut pada harga minyak mentah Arab Light untuk Asia.

Baca Juga: Waswas Perang dengan Rusia Pecah, 500.000 Tentara NATO Siaga Tinggi

Data harga terakhir yang tersedia untuk Arab Light adalah sekitar USD85 per barel. China adalah salah satu importir Arab Light. Pada November tahun lalu, kilang-kilang independen di China mengimpor 560.000 metrik ton Arab Light.

Kilang-kilang tersebut mengimpor lebih dari 2,2 juta metrik ton minyak Arab Saudi secara keseluruhan pada bulan itu, menurut laporan dari S&P Global Commodity Insights. Arab Saudi adalah pemasok minyak terbesar kedua di China setelah Rusia tahun lalu.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Rekomendasi
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Bertambah, Jumlah Peserta...
Bertambah, Jumlah Peserta SPPI Kopdes Merah Putih yang Meninggal Jadi 4 Orang
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Berita Terkini
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
Infografis
Head to Head Timnas...
Head to Head Timnas Indonesia vs Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved