alexametrics

Wall Street Balik Perkasa Ditopang Saham Energi dan Keuangan

loading...
Wall Street Balik Perkasa Ditopang Saham Energi dan Keuangan
Wall Street berbalik menguat untuk kembali pulih usai mengalami kerugian dalam sesi sebelumnya ditopang peningkatan saham energi dan keuangan. Foto/Ilustrasi, Ist
A+ A-
NEW YORK - Wall Street pada akhir perdagangan, Rabu waktu setempat berbalik menguat untuk kembali pulih usai mengalami kerugian dalam sesi sebelumnya ditopang peningkatan saham energi dan keuangan. Akan tetapi investor masih mewaspadai kembali memanasnya perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China.

Sektor keuangan merangkak naik sebesar 0,91% usai mengalami tekanan cukup besar imbas kejatuhan imbal hasil obligasi AS yang biasanya menjadi sinyal terjadinya resesi. Keuntungan dalam indeks S&P 500 juga didukung oleh lompatan sektor energi hingga 1,40%. Hal ini setelah data industri memperlihatkan penyusutan stok minyak mentah AS untuk jadi pendorong harga minyak.

Meski begitu keduanya telah menjadi sektor yang paling tenggelam dari 11 sektor utama indeks S&P pada bulan Agustus. Investor mengambil beberapa keuntungan dari minimnya kabar baru seputar perdagangan Beijing dan Washington. Meski Kantor Perwakilan Perdagangan AS pada hari Rabu menegaskan kembali rencana Presiden Donald Trump untuk memberlakukan tambahan tarif 5% pada impor China senilai USD300 miliar dimulai pada tanggal 1 September dan 15 Desember.



Minggu depan, perhatian investor akan tertuju ke arah laporan ketenagakerjaan secara bulanan dan data manufaktur yang dapat memandu harapan pada kemungkinan lain pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve pada pertemuan selanjutnya di pertengahan September, mendatang.

Dow Jones Industrial Average tercatat naik hingga 258,2 poin atau 1% ke level 26.036,1 untuk mengiringi peningkatan S&P 500 yang memperoleh tambahan 18,78 poin yang setara 0,65% untuk bertengger di level 2.887,94. Selanjutnya komposit NASDAQ tidak terkecuali juga lebih tinggi 29,94 poin, atau 0,38% di posisi 7.856,88.

"Apakah itu Federal Reserve menandakan lebih banyak pemotongan di masa depan atau hanya pada umumnya rally ini di pasar obligasi, tapi secara keseluruhan lebih rendah tingkat Anda akan berpikir menaruh semacam lantai di pasar juga," kata Mark Kepner, ekuitas pedagang di Themis perdagangan di Chatham , New Jersey.

Saham Autodesk Inc (ADSK. O) tergelincir 6,74% untuk menjadi salah satu kinerja terburuk di indeks S&P 500, setelah perusahaan memotong proyeksi penghasilan secara penuh sepanjang tahun. Sedangkan saham Tiffany & Co (TIF. N) naik 3,02% setelah perusahaan perhiasan mewah itu melaporkan pendapatan triwulanan di atas perkiraan analis. Volume perdagangan AS mencapai 5.81 miliar saham yang berpindah, dibandingkan dengan 7.42 miliar secara rata-rata harian selama 20 sesi terakhir.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak