alexametrics

Sri Mulyani Sebut Pembiayaan APBN dari Utang Naik di Akhir 2019

loading...
Sri Mulyani Sebut Pembiayaan APBN dari Utang Naik di Akhir 2019
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, memperkirakan pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 yang berasal dari utang hingga akhir tahun akan mengalami kenaikan dari yang ditargetkan.

Sri Mulyani memperkirakan pembiayaan utang hingga akhir 2019 mencapai Rp373,9 triliun. Nilai tersebut mengalami peningkatan 4,06% dari target dalam APBN 2019 yang sebesar Rp359,3 triliun.

"Tingkat rasio utang Indonesia dibanding negara-negara lainnya, bahkan negara maju cukup baik dan rendah. Rasio ini akan kami jaga supaya reputasi dan keberlanjutan APBN terjaga," ujar Sri Mulyani di Komisi XI di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (4/11/2019).



Meski utang bertambah, ia menegaskan bahwa pemerintah kedepannya akan terus mengelola utang dengan prinsip kehati-hatian. Prinsip tersebut bahkan telah membuat imbal hasil (yield) dari Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun mengalami penurunan dari 16% menjadi 6,6%.

Adapun total pembayaran bunga utang tercatat tetap naik dari tahun 2018 yang sebesar Rp258 triliun menjadi Rp276,1 triliun di tahun 2019.

"Dari pengelolaan utang yang hati-hati dan selalu kami jaga, dari sisi level maupun pertumbuhannya, pembayaran bunga utang telah turun, dilihat dari perkembangan yield SBN tenor 10 tahun Indonesia," jelasnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak