China Kuasai Pasar Ekspor AS, Ini Bahayanya Jika Trump Kerek Tarif Impor 60%
Jum'at, 27 September 2024 - 08:46 WIB
loading...
Donald Trump berjanji menerapkan tarif yang tinggi pada barang-barang buatan luar negeri untuk melindungi industri AS. FOTO/SCMP
A
A
A
JAKARTA - Janji calon presiden dari Partai Republik Donald Trump untuk mengantarkan kebangkitan manufaktur di Amerika semakin menguat seiring dengan upayanya untuk membedakan dirinya dengan calon Wakil Presiden AS dari Partai Demokrat Kamala Harris menjelang pemilu.
Berdiri di depan spanduk "Made-in-USA" pada sebuah rapat umum kampanye di Savannah, Georgia, pada hari Selasa, mantan presiden AS tersebut berjanji menerapkan tarif yang tinggi pada barang-barang buatan luar negeri untuk melindungi industri AS.
Namun, sebuah kertas kerja yang dirilis Peterson Institute for International Economics memperingatkan dampak buruk bagi perekonomian AS jika rencana Trump terwujud. Secara khusus, pertumbuhan ekonomi yang lebih lemah, inflasi yang lebih tinggi, dan hilangnya pekerjaan akan terjadi, menurut lembaga think tank yang berbasis di Washington ini, dengan beberapa dampak yang diperkirakan akan terasa hingga 2040.
Baca Juga: Vladimir Putin Perintahkan Rusia Ubah Doktrin Nuklir, AS Kesal
Trump saat menjadi Presiden AS telah memberlakukan tarif impor daratan senilai lebih dari USD300 miliar, dengan mengatakan bahwa langkah ini akan memangkas defisit perdagangan AS dengan China sekaligus meningkatkan pertumbuhan lapangan kerja AS. Jika terpilih kembali, Trump mengancam akan menerapkan pajak 10 persen untuk semua barang asing dan tarif hingga 60 persen untuk barang-barang China.
Berdiri di depan spanduk "Made-in-USA" pada sebuah rapat umum kampanye di Savannah, Georgia, pada hari Selasa, mantan presiden AS tersebut berjanji menerapkan tarif yang tinggi pada barang-barang buatan luar negeri untuk melindungi industri AS.
Namun, sebuah kertas kerja yang dirilis Peterson Institute for International Economics memperingatkan dampak buruk bagi perekonomian AS jika rencana Trump terwujud. Secara khusus, pertumbuhan ekonomi yang lebih lemah, inflasi yang lebih tinggi, dan hilangnya pekerjaan akan terjadi, menurut lembaga think tank yang berbasis di Washington ini, dengan beberapa dampak yang diperkirakan akan terasa hingga 2040.
Baca Juga: Vladimir Putin Perintahkan Rusia Ubah Doktrin Nuklir, AS Kesal
Trump saat menjadi Presiden AS telah memberlakukan tarif impor daratan senilai lebih dari USD300 miliar, dengan mengatakan bahwa langkah ini akan memangkas defisit perdagangan AS dengan China sekaligus meningkatkan pertumbuhan lapangan kerja AS. Jika terpilih kembali, Trump mengancam akan menerapkan pajak 10 persen untuk semua barang asing dan tarif hingga 60 persen untuk barang-barang China.
Lihat Juga :