Wamenaker Buka-bukaan Soal Ancaman PHK saat Sritex Dinyatakan Pailit

Senin, 02 Desember 2024 - 16:05 WIB
loading...
Wamenaker Buka-bukaan...
Wamenaker, Immanuel Ebenezer Gerungan menceritakan upaya pemerintah dalam mencegah adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) di PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Ketenagakerjaan atau Wamenaker, Immanuel Ebenezer Gerungan menceritakan upaya pemerintah dalam mencegah adanya pemutusan hubungan kerja ( PHK ) di PT Sri Rejeki Isman Tbk ( Sritex ).

Sebagaimana diketahui, Sritex resmi dinyatakan pailit oleh Pengadilan Negeri (PN) Niaga Semarang, Jawa Tengah. Putusan tersebut tertuang dalam nomor perkara 2/Pdt.Sus-Homologasi/2024/PN Niaga Semarang, pada Senin, 21 Oktober 2024.

Baca Juga: Bea Cukai Blak-blakan Soal Sritex yang Minta Tetap Boleh Ekspor-Impor

Wamenaker Immanuel mengaku kondisi tersebut mengejutkan dan sangat mengkhawatirkan pemerintah bila terjadi PHK massal. Untuk itu, pihaknya langsung turun gunung guna mencegah PHK massal terjadi.

“Di sana (Sritex) kan ada komponen buruhnya, saya sebagai Wamen baru selesai retreat di Magelang langsung ke sana. Kami diskusi, berharap tidak ada PHK, dan manajemen Sritex menjamin tidak ada PHK,” kata Wamenaker Immanuel pada Jumat (29/11) lalu.

Wamenaker Immanuel mengaku lega dengan keputusan manajemen Sritex untuk tidak melakukan PHK. Namun di tengah kondisi ini, Sritex tetap merumahkan sejumlah karyawan. Wamenaker menyebut, merumahkan berbeda dengan PHK, karena merumahkan artinya tidak adanya bahan untuk diproduksi para karyawan.

“Tapi tetap saya harus pastikan tidak ada PHK. Saya gak mau kita datang minta manajemen, terus mereka mengiyakan tapi malah ternyata PHK. Makanya saya datang langsung, Alhamdulillah gak ada,” ujar Wamenaker.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
PHK Masih Terus Berlanjut,...
PHK Masih Terus Berlanjut, 30.000-an Karyawan Jadi Korban
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Purbaya dan Said Iqbal...
Purbaya dan Said Iqbal Mau Makan Siang Bareng Besok, Ada Apa?
Tokopedia Sangkal PHK...
Tokopedia Sangkal PHK Massal Karyawan, Klaim Penataan Tenaga Kerja
Menaker: Pemerintah...
Menaker: Pemerintah Komitmen Cegah PHK dengan Berbagai Program Nyata
375 Kg Emas Disita Terkait...
375 Kg Emas Disita Terkait Korupsi Wakil Menteri
Lagi, Wakil Menteri...
Lagi, Wakil Menteri Sembunyikan Uang Korupsi Rp193 Miliar di Dalam Drainase Air Hujan
Rekomendasi
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved