Harta Kekayaan Jusuf Kalla, Ketua Umum PMI versi Munas

Rabu, 11 Desember 2024 - 16:55 WIB
loading...
Harta Kekayaan Jusuf...
Jusuf Kalla resmi menjabat sebagai Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) periode 2024-2029. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Jusuf Kalla resmi menjabat sebagai Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) periode 2024-2029. JK terpilih melalui aklamasi di Musyawarah Nasional (Munas) ke-22 Palang Merah Indonesia (PMI) 2024.

Mayoritas dari 490 peserta Munas menyatakan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Jusuf Kalla. Peserta Munas tersebut terdiri dari pengurus PMI tingkat provinsi, kabupaten dan kota se-Indonesia.

Muhammad Jusuf Kalla lahir pada 15 Mei 1942 di Wattampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. JK memiliki riwayat pendidikan yang cemerlang selepas lulus pendidikan di bangku SMA dirinya melanjutkan pendidikan di Universitas Hassanudin Makassar dengan memilih Fakultas Ekonomi dan kemudian dilanjutkan nya di Ilmu Ekonomi The European Institut of Business Administration, di Perancis.

Baca Juga: Sebut Agung Laksono Gagal Penuhi Syarat Calon Ketua PMI, JK: Hanya Dapat Dukungan 5%

Periode 1999-2000, JK ditunjuk langsung oleh Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) untuk menjadi Menteri Perindustrian dan Perdagangan (Menperindag). Pada 2001-2004 JK kembali ditunjuk oleh Presiden Megawati Soekarno Putri menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan (Menkoskesra).

Pada 2014, Jusuf Kalla terpilih mendampingi Presiden Jokowi sebagai Wakil Presiden. Sebelumnnya, JK pernah menjadi wakil presiden mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Harta Kekayaan

Berdasarkan data LHKPN, laporan terakhirnya pada 30 Maret 2019 untuk laporan periodik 2018 dengan total kekayaan yang dimiliki oleh JK mencapai Rp900.837.737.179.

Baca Juga: Ditanya soal Kisruh PMI, Bahlil Lahadalia Ngacir dari Awak Media

Laporan tersebut memuat dalam rincian aset berupa properti termasuk tanah yang diterima lainnya di Negara Australia, kendaraan, harta bergerak lainnya, surat berharga, simpanan kas, hingga harta lainnya.

1. Tanah dan Bangunan

Menurut LHKPN yang dilaporkan oleh Jusuf Kalla, total nilai harta kekayaan berupa tanah dan bangunan mencapai Rp263.743.609.584. Kekayaan ini terdiri dari 71 unit tanah dan bangunan yang tersebar di sejumlah wilayah, antara lain Makassar, Gowa, Takalar, Kendari, Bone, Jakarta Selatan, Palu, Maros, Bogor, Pariaman, Jakarta Barat, Badung, Batu Sangkar, hingga Australia.

2. Alat Transportasi dan Mesin

Jusuf Kalla juga tercatat memiliki sejumlah kendaraan dalam LHKPN dengan total nilai sekitar Rp975.000.000. Berikut adalah daftar kendaraan yang tercatat:

Toyota Crown Sedan (1994) – Nilai: Rp75.000.000, diperoleh dari hasil sendiri.
Toyota Land Cruiser Jeep (1996) – Nilai: Rp100.000.000, diperoleh dari hasil sendiri.
Toyota Kijang Minibus (2000) – Nilai: Rp50.000.000, diperoleh dari hasil sendiri.
Toyota Prius Hybrid Sedan (2009) – Nilai: Rp300.000.000, diperoleh dari hasil sendiri.
Lexus LS460 (2008) – Nilai: Rp450.000.000, diperoleh dari hasil sendiri.

3. Harta Bergerak Lainnya

Selain itu, Jusuf Kalla juga memiliki harta bergerak lainnya dengan total nilai mencapai Rp3.228.700.000.

4. Surat Berharga

Jusuf Kalla tercatat memiliki surat berharga dengan total nilai sebesar Rp77.287.236.621.

5. Kas dan Setara Kas

Dalam laporan LHKPN, Jusuf Kalla juga memiliki harta dalam bentuk kas dan setara kas yang tercatat senilai Rp21.454.021.168.

6. Harta Lainnya

Jusuf Kalla memiliki aset lainnya yang tercatat senilai Rp534.149.169.806, yang masuk dalam kategori harta lainnya.

7. Utang

Tidak ada catatan mengenai utang yang tercatat dalam laporan LHKPN Jusuf Kalla.

Berdasarkan rincian tersebut, total harta kekayaan Jusuf Kalla yang tercatat dalam laporan LHKPN mencapai Rp900.837.737.179 (Rp900,83 miliar). Tidak ada catatan utang dalam laporan ini.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenko PM Susun Aturan...
Kemenko PM Susun Aturan Biaya Penempatan PMI yang Bebas Overcharging
Nusron Wahid Bongkar...
Nusron Wahid Bongkar Biang Kerok Sengketa Lahan Milik Jusuf Kalla
Menteri ATR Nusron Wahid...
Menteri ATR Nusron Wahid Sebut Lahan Jusuf Kalla yang Dicaplok Mafia Tanah Produk 90-an
Lahan Jusuf Kalla 16,4...
Lahan Jusuf Kalla 16,4 Hektare Dirampok Mafia Tanah, Nusron Wahid Angkat Bicara
5.000 Orang Padati Gelaran...
5.000 Orang Padati Gelaran BRI Taipei Teman Seperjuangan PMI, Sambut Mitra Finansial di Taiwan
Bank Jatim Siap Salurkan...
Bank Jatim Siap Salurkan KUR PMI
Jokowi dan JK Hadiri...
Jokowi dan JK Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara di Satlat Brimob Cikeas
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Rekomendasi
Tertarik Menjadi Guru?...
Tertarik Menjadi Guru? Kemendikdasmen Buka Pendaftaran Seleksi PPG 2026
Swiss Unggul 1-0 atas...
Swiss Unggul 1-0 atas Aljazair di Babak Pertama Piala Dunia 2026
10 Ayat Al-Quran tentang...
10 Ayat Al-Qur'an tentang Berbakti kepada Orang Tua, Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya
Berita Terkini
AllianzGI Sebut Pasar...
AllianzGI Sebut Pasar Global Masih Resilien, Seleksi Aset Jadi Kunci di Tengah Ketidakpastian
TikTok soal Kabar PHK...
TikTok soal Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia: Ini Bukan Keputusan Mudah
Citi Indonesia Perkuat...
Citi Indonesia Perkuat Jaringan Global Dorong Pertumbuhan Bisnis
Telkom Akses Dorong...
Telkom Akses Dorong Pemerataan Talenta Digital di Daerah 3T Melalui Program Fiber Academy
MNC Sekuritas Dorong...
MNC Sekuritas Dorong Investor Mulai Investasi Reksa Dana lewat Promo Bonus Unit Penyertaan 100%
Langkah Nyata Pegadaian...
Langkah Nyata Pegadaian dan Universitas Andalas Bangun Masyarakat Tangguh Bencana
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved