Antusiasme Memuncak! 500 Peserta Manfaatkan Peluang Emas di Bisnis Laundry
Kamis, 12 Desember 2024 - 17:16 WIB
loading...
A
A
A
“Mengacu pada hal tersebut, karenamya bisnis laundry ini potensi marketnya masih sangat besar. Bisnis ini tumbuh 50% saat bisnis lain justru tutup. Yang kita perlukan sebagai pengusaha adalah terus melakukan terobosan, adaptif terhadap segala perubahan, komunikasi dan berkolaborasilah!,” ujar Helmy.
Dahsyatnya bisnis laundry ke depan juga diprediksi pengusaha sekaligus motivator Helmy Yahya dimana, Indonesia punya 280 juta penduduk dengan gen Z yang mendominasi populasi. “Gen Z ini lebih senang tinggal di apartemen karena gak mampu beli rumah akibat gaji di bawah UMR. Mereka ini mudah pindah kerja serta gak nikah atau men-delay pernikahan. Jadi, dengan perubahan kayak gini, mereka ini pangsa pasar untuk laundry,” nilai Helmy.
Selain Gen Z, Helmy menambahkan, tahun 2025, Indonesia akan membangun banyak rumah sakit untuk menambah rasio tempat tidur rumah sakit. “Indonesia akan membuka 300 rumah sakit dan itu butuh laundry,” tambah Helmy.
Alhasil dalam dua hari ini, seluruh peserta memperoleh pengetahuan, pemahaman dan ‘pengalaman’ dari para expert di bidang usaha laundry, serta berbagai informasi terkait teknologi terkini, peluang bisnis, dan solusi inovatif yang dapat membawa usaha laundry peserta ke level berikutnya. Tak hanya sekadar seminar, ada pula pameran booth produk-produk dan teknologi laundry di LIS 2024.
Untuk diketahui, Apique Group telah bermitra dengan lebih dari 400 pengusaha laundry dan membangun ekosistem bisnis laundry. Hal ini menjadikan LIS 2024 merupakan suatu kesempatan bagi para laundrypreneur maupun mereka yang tertarik terjun ke bisnis laundry untuk menggali dan membedah bisnis laundry dari para ahlinya.
Dahsyatnya bisnis laundry ke depan juga diprediksi pengusaha sekaligus motivator Helmy Yahya dimana, Indonesia punya 280 juta penduduk dengan gen Z yang mendominasi populasi. “Gen Z ini lebih senang tinggal di apartemen karena gak mampu beli rumah akibat gaji di bawah UMR. Mereka ini mudah pindah kerja serta gak nikah atau men-delay pernikahan. Jadi, dengan perubahan kayak gini, mereka ini pangsa pasar untuk laundry,” nilai Helmy.
Selain Gen Z, Helmy menambahkan, tahun 2025, Indonesia akan membangun banyak rumah sakit untuk menambah rasio tempat tidur rumah sakit. “Indonesia akan membuka 300 rumah sakit dan itu butuh laundry,” tambah Helmy.
Alhasil dalam dua hari ini, seluruh peserta memperoleh pengetahuan, pemahaman dan ‘pengalaman’ dari para expert di bidang usaha laundry, serta berbagai informasi terkait teknologi terkini, peluang bisnis, dan solusi inovatif yang dapat membawa usaha laundry peserta ke level berikutnya. Tak hanya sekadar seminar, ada pula pameran booth produk-produk dan teknologi laundry di LIS 2024.
Untuk diketahui, Apique Group telah bermitra dengan lebih dari 400 pengusaha laundry dan membangun ekosistem bisnis laundry. Hal ini menjadikan LIS 2024 merupakan suatu kesempatan bagi para laundrypreneur maupun mereka yang tertarik terjun ke bisnis laundry untuk menggali dan membedah bisnis laundry dari para ahlinya.
(tar)
Lihat Juga :