Keselamatan Pekerja Perlu Waspadai Penggunaan AI, Berikut Alasannya

Sabtu, 14 Desember 2024 - 06:26 WIB
loading...
A A A
Meski demikian, Srinivisan mengungkapkan melalui teknologi juga efisiensi pekerjaan bisa dilakukan dengan mudah. Cukup melampirkan data sebuah masalah kepada AI (Artificial intelligence) akan menampilkan dugaan permasalahan hingga solusi.

"Biasanya mendeteksi jaringan kebocoran pipa atau pembukuan keuangan. Bayangkan bila menggunakan manual tentunya membutuhkan waktu lama," tuturnya.

Dss+ sendiri, lanjut Srinivasan merupakan perusahaan konsultan keselamatan pekerja segala bidang mulai dari tambang, FnB, migas, hingga kimia. Perusahaan ini telah berada 20 tahun dan membantu BUMN hingga perusahaan swasta dalam menjawab regulasi pemerintah.

Karena itulah dirinya menyambut positif pertumbuhan regulasi pemerintah mulai dari era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Jokowi, hingga terbaru Prabowo. Selain itu dengan catatan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terus bertumbuh dirinya yakin masa depan negara ini cerah.

Meski demikian dirinya mengingatkan agar sejumlah perusahaan terus mengedepankan keselamatan kerja. Sebab, kerugian hingga hilangnya kepercayaan akibat kelalaian kerja tidak bisa disepelekan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Rekomendasi
SD Islam Al-Azhar Kelapa...
SD Islam Al-Azhar Kelapa Gading Surabaya Raih Posisi 5 Besar TKA 2026
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Berita Terkini
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Infografis
4.000 Karyawan Bank...
4.000 Karyawan Bank Terbesar Asia Tenggara akan Digantikan AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved