Mengukur Peran Transformasi Digital dalam Mengejar Pertumbuhan Ekonomi 8%
Selasa, 31 Desember 2024 - 21:25 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Boni, ada upaya untuk mengoptimalisasi transformasi digital di Indonesia. Pihak-pihak yang berkepentingan harus terintegrasi, kolaborasi dan secara terarah menyelesaikan tiga aspek fundamental.
Baca Juga: Nilai Ekonomi Digital RI Diproyeksi Capai Rp5.832 Triliun di 2030
Pertama, konektivitas digital yang merata. Hal ini dikarenakan luasnya wilayah Indonesia sebagai negara kepulauan sehingga harus menjangkau seluruh wilayah secara merata. Kedua, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang digital.
“Tapi untuk menjadikan kesuksesan sebuah iklim digital, digital talent tidak hanya disupport oleh aspek-aspek sisi digital saja. Faktor ekonomi, hukum, bahkan design art itu menentukan,” kata dia.
Dan terakhir, dia mengimbau adanya penguatan kolaborasi antar lintas pemangku kepentingan atau stakeholder terkait.Sebagai informasi, pemerintahan baru di bawah Presiden terpilih Prabowo telah menetapkan ekonomi digital sebagai prioritas utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Langkah-langkah antisipatif ini tidak hanya akan memperkuat daya saing Indonesia di kawasan ASEAN, tetapi juga memastikan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang.
Baca Juga: Nilai Ekonomi Digital RI Diproyeksi Capai Rp5.832 Triliun di 2030
Pertama, konektivitas digital yang merata. Hal ini dikarenakan luasnya wilayah Indonesia sebagai negara kepulauan sehingga harus menjangkau seluruh wilayah secara merata. Kedua, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang digital.
“Tapi untuk menjadikan kesuksesan sebuah iklim digital, digital talent tidak hanya disupport oleh aspek-aspek sisi digital saja. Faktor ekonomi, hukum, bahkan design art itu menentukan,” kata dia.
Dan terakhir, dia mengimbau adanya penguatan kolaborasi antar lintas pemangku kepentingan atau stakeholder terkait.Sebagai informasi, pemerintahan baru di bawah Presiden terpilih Prabowo telah menetapkan ekonomi digital sebagai prioritas utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Langkah-langkah antisipatif ini tidak hanya akan memperkuat daya saing Indonesia di kawasan ASEAN, tetapi juga memastikan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang.
(akr)
Lihat Juga :