3 Alasan Tarif Trump Bukan Satu-satunya Masalah Ekonomi China

Minggu, 19 Januari 2025 - 13:51 WIB
loading...
3 Alasan Tarif Trump...
Ada tiga alasan kenapa ekonomi China memiliki tantangan lebih besar daripada ancaman Donald Trump soal tinggi tarif AS terhadap produk-produk asal China. Foto/Dok
A A A
BEIJING - Ekonomi China mencetak rebound jelang tutup tahun 2024 dalam tiga bulan terakhir, untuk membuka peluang bagi pemerintah mencapai target pertumbuhan ekonomi 5%. Namun tingkatan pertumbuhan ekonomi China ini menjadi yang paling lambat dalam beberapa dekade terakhir.

Penyebab ekonomi Beijing kurang bertenaga di antaranya, krisis properti yang berkepanjangan, lonjakan utang pemerintah daerah, serta pengangguran usia muda.

Baca Juga: 5 Provinsi Terkaya di China Pasang Target Ekonomi Tinggi meski Diancam Trump

Kepala biro statistik China mengatakan, pencapaian ekonomi China pada tahun 2024 "diraih dengan susah payah," setelah pemerintah meluncurkan beragam stimulus pada akhir tahun lalu. Sebelumnya Beijing sangat tangguh, sehingga jarang meleset dari target pertumbuhannya.

Tarkait perlambatan ekonomi yang dialami China, para ahlik telah memprediksi sebelumnya. Bank Dunia mengatakan biaya pinjaman yang lebih rendah dan peningkatan ekspor akan membuat China dapat mencapai pertumbuhan tahunan sebesar 4,9%.

Bagaimanapun investor mencoba menguatkan diri mereka sendiri di tengah ancaman tarif Presiden terpilih Donald Trump pada barang-barang China. Nilainya tampak besar dari kebijakan tarif impor tinggi AS yakni senilai USD500 miliar.

Investor, bagaimanapun, menguatkan diri mereka sendiri di tengah ancaman tarif Presiden terpilih Donald Trump pada barang-barang China senilai USD500 miliar. Namun bukan itu saja yang menghalangi China mencapai target pertumbuhannya tahun depan.

Tingkat kepercayaan pebisnis dan tingkat konsumen yang rendah, serta pelemahan yuan China karena Beijing memangkas suku bunga dalam upaya untuk meningkatkan pertumbuhan diyakini bakal menjadi tantangan di 2025.

Tiga Alasan kenapa China memiliki tantangan yang lebih besar daripada tarif Trump

1. Tarif tinggi menggerus ekspor China

Ekonomi China diprediksi bakal melambat di tahun 2025, seperti yang sudah diperingatkan banyak ekonom. Salah satu faktor pendorong utama pertumbuhan tahun lalu saat ini berisiko melambat yakni ekspor.

China mengandalkan sektor manufaktur untuk membantu keluar dari perlambatan - jadi, China telah mengekspor sejumlah besar kendaraan listrik, printer 3D, hingga robot industri.

AS, Kanada dan Uni Eropa telah menudinga China membuat terlalu banyak barang, sehingga memberlakukan tarif pada impor China untuk melindungi pekerjaan dan bisnis domestik. Para ahli mengatakan, eksportir China saat ini mungkin fokus pada bagian lain dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: ‘Anda Curang atau Bodoh’
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Rekomendasi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Inilah 3 Alasan Mengapa...
Inilah 3 Alasan Mengapa Donald Trump Menang Pilpres AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved