BI Rogoh Kocek Rp100 Triliun Demi Selamatkan Kurs Rupiah

Jum'at, 28 Februari 2020 - 17:34 WIB
BI Rogoh Kocek Rp100...
BI Rogoh Kocek Rp100 Triliun Demi Selamatkan Kurs Rupiah
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) telah merogoh 'kocek' hingga Rp100 triliun demi menjaga stabilitas pasar keuangan, terutama nilai tukar rupiah yang terus terperosok di tengah wabah virus Corona (Covid-19). BI sendiri diterangkan telah melakukan tiga intervensi, yaitu menjual valas untuk mengendalikan pelemahan rupiah, domestic non-delivery forward (DNDF) dan membeli surat berharga negara (SBN) yang dilepas investor asing atau dari pasar sekunder.

"SBN yang dilepas investor asing, mereka melepas dan BI beli. Termasuk perbankan dalam negeri juga beli SBN yang dilepas asing. Yang sudah kami beli tahun ini secara keseluruhan sampai 27 Februari itu ada Rp 100 triliun, kita beli di pasar sekunder," ujar Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo di Jakarta, Jumat (27/2/2020).

(Baca Juga: Corona Hantam Pasar Keuangan, Perry Warjiyo: Setelah April Pemulihan 6 Bulan )

Sambung dia menerangkan, dari total Rp100 triliun, lanjutnya (SBN) sebesar Rp78 triliun sudah dibeli Bank Indonesia sejak akhir Januari atau saat merebaknya wabah virus Corona di Wuhan, China. Upaya ini menurut Perry diambil untuk mengurangi kerugian pada perekonomian nasional.

"Otoritas moneter pun telah melakukan tripel intervensi, baik di Surat Berharga Negara (SBN), saham, hingga transaksi lindung nilai rupiah atau Domestic Non Delivery Forward (DNDF)," paparnya.

(Baca Juga: Meradang Sembilan Hari Beruntun, Rupiah Tumbang ke Rp14.317 )

Dia juga menegaskan BI akan terus berada di pasar untuk menyetabilkan nilai tukar rupiah dan pasar keuangan, khususnya untuk obligasi pemerintah. Sebagai informasi, penyebaran virus corona secara global membuat nilai tukar rupiah meradang terhadap dolar Amerika Serikat (USD). Dalam penutupan pasar spot Bloomberg, Jumat (28/2/2020), rupiah tumbang 292 poin atau 2,09% ke Rp14.317 per USD.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Uji Kelayakan jadi Deputi...
Uji Kelayakan jadi Deputi Gubernur BI, Ini Jurus Juda Agung Selamatkan Ekonomi RI
Bos BI Ungkap 7 Jurus...
Bos BI Ungkap 7 Jurus Jaga Laju Ekonomi RI, QRIS Jadi Andalan
Intip Potensi Besar...
Intip Potensi Besar Keuangan Syariah
Sri Mulyani: Hubungan...
Sri Mulyani: Hubungan Kemenkeu dan BI Esensi Penting Jaga Ekonomi RI
Ketua DPR Sudah Terima...
Ketua DPR Sudah Terima Surat dari Jokowi Berisi Nama Calon Gubernur BI, Siapa Calon Kuat?
Terungkap! Ekonomi RI...
Terungkap! Ekonomi RI Tertekan Sejak China Diserang Corona
Berita Terkini
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
8 menit yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
40 menit yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
1 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
11 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
11 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved