Sinyal Makin Kuat, Menkeu Pastikan Indonesia Akan Resesi

Senin, 07 September 2020 - 17:22 WIB
loading...
Sinyal Makin Kuat, Menkeu...
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA -
Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan isyarat bahwa Indonesia akan mengalami resesi pada kuartal ketiga ini. Hal ini seiring dengan daya konsumsi dan investasi yang tak kunjung berada di zona positif.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, jika daya konsumsi dan investasi masih berada di zona negatif, maka pertumbuhan ekonomi Indonesia dipastikan mengalami resesi di kuartal ketiga.

(Baca Juga: Indonesia Diambang Resesi, Pemerintah, BI, dan OJK Harus Solid)

"Kenaikan angka jumlah positif ini harus hati-hati karena ini bisa membuat kuartal ketiga kita proyeski mencapai 0% sampai negatif 2%. Ini artinya meskipun belanja pemerintah diakselerasi mungkin daya konsumsi dan investasi belum bisa ke zona positif karena aktivitas belum masuk normal, itu secara teknikal kuartal ketiga negatif makan resesi terjadi," ujar Sri Mulyani di Gedung DPR, Jakarta, Senin (7/9/2020).

Namun, Sri Mulyani menambahkan, walaupun Indonesia mengalami resesi, hal itu bukan berarti sesuatu yang sangat buruk. Hal ini dikarenakan kontraksi ekonomi di kuartal ketiga menurutnya tidak akan sedalam jika dibandingkan kuartal kedua.

(Baca Juga: Sri Mulyani Bilang Kuartal III Ekonomi RI Negatif, Resesi Dong?) "Namun itu bukan berarti kondisi sangat buruk kalau kontraksinya lebih kecil dan menunjukkan pemulihan di bidang konsumsi dan investasi melalui belanja pemerintah yang dipercepat dan berharap ekspor juga lebih baik karena satu bulan terjadi peningkatan. Kuartal ketiga lebih membaik dan kuartal kedua minusnya," jelasnya.

Dia menegaskan, ekonomi Indonesia yang negatif di kuartal ketiga ini tidak akan lebih buruk dibandingkan negara lainnya yang diprediksi akan mengalami kontraksi yang cukup tajam. "Kita dibandingkan negara lainnya cukup lebih baik karena negara lainnya kontraksinya capai minus 20%," ujarnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Naik Argo Bromo Anggrek...
Naik Argo Bromo Anggrek Sehari Sebelumnya, Sri Mulyani Berduka untuk Korban Tabrakan KA di Bekasi
1 Miliar Barel Minyak...
1 Miliar Barel Minyak Terguncang Selat Hormuz, Dunia Terancam Resesi
Peluang Resesi Indonesia...
Peluang Resesi Indonesia di Bawah 5%, Lebih Kuat dari AS, Kanada, dan Jepang
Sinyal Resesi Global...
Sinyal Resesi Global Menguat, Lonjakan Harga Minyak Dekati Ambang Batas Krisis
Pesta Elite, Resesi...
Pesta Elite, Resesi Sulit
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Pensiun Jadi Menkeu,...
Pensiun Jadi Menkeu, Sri Mulyani akan Ngajar di Oxford
Rekomendasi
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Honda Siap Luncurkan...
Honda Siap Luncurkan 2 Motor Listrik Terbaru Lagi
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Aksi Premanisme Makin...
Aksi Premanisme Makin Marak Terjadi di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved