Daftar Lengkap 12 Poin Kesepakatan Negosiasi Tarif Resiprokal Antara AS dan Indonesia

Minggu, 27 Juli 2025 - 12:45 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Tanpa Kesepakatan Dagang dengan AS, Satu Juta Pekerja Sektor Padat Karya RI Terancam

Indonesia akan berupaya mengatasi hambatan bagi ekspor AS, termasuk melalui penghapusan pembatasan impor atau persyaratan lisensi pada barang-barang yang diproduksi ulang oleh AS atau bagiannya; penghapusan persyaratan inspeksi atau verifikasi sebelum pengiriman pada impor barang-barang AS; serta penerapan dan implementasi praktik regulasi yang baik.

5. AS dan Indonesia juga berkomitmen mengatasi dan mencegah hambatan bagi produk makanan dan pertanian AS di pasar Indonesia, termasuk membebaskan produk makanan dan pertanian AS dari semua rezim lisensi impor, termasuk persyaratan keseimbangan komoditas; memastikan transparansi dan keadilan terkait dengan indikasi geografis; memberikan penunjukan Fresh Food of Plant Origin (FFPO) permanen untuk semua produk tanaman AS yang berlaku.

Ditambah serta mengakui pengawasan regulasi AS, termasuk daftar semua fasilitas daging, unggas, dan susu AS serta menerima sertifikat yang diterbitkan oleh otoritas regulasi AS.

6. Indonesia juga berkomitmen mengatasi hambatan yang mempengaruhi perdagangan digital, jasa, dan investasi. Indonesia akan memberikan kepastian mengenai kemampuan untuk mentransfer data pribadi keluar dari wilayahnya ke Amerika Serikat.

Indonesia berkomitmen untuk menghilangkan lini tarif HTS yang ada untuk "produk tidak berwujud" dan menangguhkan persyaratan terkait pada deklarasi impor; untuk mendukunga moratorium permanen pada bea cukai untuk transmisi elektronik di WTO segera dan tanpa syarat. Sserta untuk mengambil tindakan efektif untuk menerapkan Inisiatif Bersama tentang Regulasi Domestik Jasa, termasuk menyerahkan Komitmen Spesifik yang telah direvisi untuk sertifikasi oleh Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

7. Indonesia komit bergabung dengan Forum Global tentang Kapasitas Berlebih Baja dan mengambil tindakan efektif untuk mengatasi kapasitas berlebih global di sektor baja dan dampaknya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
China Komitmen Borong...
China Komitmen Borong Produk Pertanian AS Senilai Rp301 Triliun hingga 2028
Demi Gencatan Dagang...
Demi Gencatan Dagang Berlanjut, China Beri Sinyal Terima Kenaikan Tarif AS
Bank Dunia: Ketidakpastian...
Bank Dunia: Ketidakpastian Global Lebih Mengancam Ekonomi Asia Dibanding Tarif Trump
Produk AS Masuk RI Bawa...
Produk AS Masuk RI Bawa Logo Halal Sendiri, Kepala BPJPH Buka Suara
ART RI-AS Dinilai Tidak...
ART RI-AS Dinilai Tidak Mencerminkan Prinsip Timbal Balik, Indonesia Tanggung Beban Lebih Besar
ART Indonesia-AS Dinilai...
ART Indonesia-AS Dinilai Asimetris dan Berisiko pada Kedaulatan Ekonomi
Polemik Tarif Resiprokal...
Polemik Tarif Resiprokal AS, Prabowo Tegaskan Tak Bakal Korbankan Kepentingan Nasional
Rekomendasi
2 Peserta Latsarmil...
2 Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemhan: Bakal Dievaluasi Menyeluruh
Inggris vs Ghana: The...
Inggris vs Ghana: The Three Lions Menuju Rekor Baru
Sidang Putusan Perkara...
Sidang Putusan Perkara Chromebook Digelar 30 Juni, Nadiem: Saya Harap Keputusannya Bebas
Berita Terkini
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Sah! Potongan Komisi...
Sah! Potongan Komisi Ojol Jadi 8% per Juli 2026, Aplikator Sudah Sepakat
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Merosot 0,25% ke 6.101, Diwarnai Pelemahan 398 Saham
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved