Gagal dalam Pengawasan Pinjol, Bennix: OJK Harus Dirombak Total
Minggu, 28 September 2025 - 09:00 WIB
loading...
A
A
A
"Terus apa gunanya lu ada logo OJK banyak kredit yang nyangkut. Contoh kemarin tuh ada peristiwa TY Hub. Terus ada lagi EVER. Ev. kan yang gede-gede yang kecil-kecil banyak gitu loh. Orang sudah taruh duit peer to peer lending nyangkut enggak balik duitnya. Banyak, terus apa gunanya ada logo OJK? Lu tanggung jawab enggak?" tegasnya.
Menurut Benny, pemberian logo OJK oleh regulator harusnya berbanding lurus dengan perlindungan konsumen dan jaminan keamanan. Ia menganalogikannya dengan lembaga yang memberikan label halal atau izin edar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
"Loh, pertanyaan gini, orang kalau ngasih logo halal sembarangan tiba-tiba di makanannya ada babi, harusnya bertanggung jawab enggak orang yang ngasih logo halal? atau ada yang keracunan? Padahal ada logo BPOM. Kan harusnya bertanggung jawab dong," jelas Benny.
"Nah, hal yang sama juga di sini dong. Orang sudah ngasih duit nih ke perusahaan-perusahaan fintech misalkan ya, tiba-tiba collabs atau kabur. Kemarin tu ada yang ke Dubai," imbuhnya.
Baca Juga: MBG Sedot Anggaran Rp335 T, Bennix: Masih Ada Orang di Indonesia Tak Tahu Sarapan
Menurut Benny, pemberian logo OJK oleh regulator harusnya berbanding lurus dengan perlindungan konsumen dan jaminan keamanan. Ia menganalogikannya dengan lembaga yang memberikan label halal atau izin edar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
"Loh, pertanyaan gini, orang kalau ngasih logo halal sembarangan tiba-tiba di makanannya ada babi, harusnya bertanggung jawab enggak orang yang ngasih logo halal? atau ada yang keracunan? Padahal ada logo BPOM. Kan harusnya bertanggung jawab dong," jelas Benny.
"Nah, hal yang sama juga di sini dong. Orang sudah ngasih duit nih ke perusahaan-perusahaan fintech misalkan ya, tiba-tiba collabs atau kabur. Kemarin tu ada yang ke Dubai," imbuhnya.
Baca Juga: MBG Sedot Anggaran Rp335 T, Bennix: Masih Ada Orang di Indonesia Tak Tahu Sarapan
Lihat Juga :