Purbaya Bakal Sikat Rokok Ilegal, Seberapa Parah Peredarannya?
Minggu, 28 September 2025 - 16:00 WIB
loading...
A
A
A
Angka sitaan ini hampir menyamai 94 persen dari total penindakan sepanjang 2024, di mana sebanyak 792 juta batang rokok ilegal disita. Kondisi ini mencerminkan betapa parahnya peredaran rokok ilegal di Tanah Air.
Pemerintah menargetkan penurunan signifikan angka peredaran rokok ilegal dalam dua tahun ke depan. Untuk mencapai target ini, akan digelar operasi gabungan yang lebih intensif dan terukur. Langkah penindakan akan difokuskan pada jalur distribusi, sentra produksi, hingga pemanfaatan teknologi intelijen untuk memetakan jaringan sindikat di berbagai wilayah.
DJBC didorong untuk memperkuat pengawasan dengan teknologi canggih, termasuk pemanfaatan big data dan analisis risiko di lapangan. Selain itu, kerja sama dengan aparat penegak hukum lain, termasuk Kepolisian dan Kejaksaan, juga diperkuat untuk memastikan adanya dampak jera bagi para pelaku.
Langkah tegas ini diharapkan memberikan dampak ganda, yaitu, pertama, peningkatan kepatuhan cukai yang langsung mendongkrak penerimaan negara untuk pembangunan infrastruktur dan bantuan sosial; dan kedua, terciptanya persaingan usaha yang lebih sehat bagi produsen rokok legal.
Pemerintah menargetkan penurunan signifikan angka peredaran rokok ilegal dalam dua tahun ke depan. Untuk mencapai target ini, akan digelar operasi gabungan yang lebih intensif dan terukur. Langkah penindakan akan difokuskan pada jalur distribusi, sentra produksi, hingga pemanfaatan teknologi intelijen untuk memetakan jaringan sindikat di berbagai wilayah.
DJBC didorong untuk memperkuat pengawasan dengan teknologi canggih, termasuk pemanfaatan big data dan analisis risiko di lapangan. Selain itu, kerja sama dengan aparat penegak hukum lain, termasuk Kepolisian dan Kejaksaan, juga diperkuat untuk memastikan adanya dampak jera bagi para pelaku.
Langkah tegas ini diharapkan memberikan dampak ganda, yaitu, pertama, peningkatan kepatuhan cukai yang langsung mendongkrak penerimaan negara untuk pembangunan infrastruktur dan bantuan sosial; dan kedua, terciptanya persaingan usaha yang lebih sehat bagi produsen rokok legal.
(nng)
Lihat Juga :