alexametrics

Jokowi Minta Data Penerima Bansos Dibuka Transparan

loading...
Jokowi Minta Data Penerima Bansos Dibuka Transparan
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta data penerima bantuan sosial (Bansos) dibuka secara transparan agar tak menimbulkan kecurigaan dalam proses penyaluran Bansos ke masyarakat. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta data penerima bantuan sosial (Bansos) dibuka secara transparan agar tak menimbulkan kecurigaan dalam proses penyaluran Bansos ke masyarakat. Hal itu disampaikan Jokowi dalam rapat terbatas melalui video conference, Senin (4/5/2020).

"Saya juga minta data penerima bansos dibuka secara transparan. Siapa yang dapat, kriterianya apa, jenis bantuannya apa, sehingga jelas tidak menimbulkan kecurigaan-kecurigaan dan kita bisa melakukan segera koreksi di lapangan," kata Jokowi di Jakarta.

Lebih lanjut Ia menekankan, agar proses pendistribusian bantuan sosial harus berlangsung secepat mungkin dan meminta bantuan sampai ke masyarakat paling tidak minggu ini. "Tapi saya minta kecepatan agar bansos ini sampai di tangan keluarga penerima, betul-betul semakin cepat diterima semakin baik, saya minta Minggu ini sudah semuanya bisa diterima," imbuhnya.



Sambung dia menambahkan, agar seluruh perangkat kabupaten kota bergerak turun langsung ke masyarakat guna menyisir dan mendata masyarakat yang membutuhkan. Jokowi juga meminta jajarannya di tingkat pusat terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah mulai dari provinsi hingga tingkat desa dalam proses penyaluran Bansos.

"Saya minta Mensos juga gubernur, bupati, wali kota, camat sampai kepala desa turun ke lapangan menyisir, dan minta juga diberi fleksibilitas kepada daerah agar kalau ada warga miskin yang belum dapat segera dicarikan solusinya," pungkasnya.
(akr)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top