Jakarta PSBB Lagi, Mari Berkaca ke Lockdown Melbourne 2.0

Kamis, 17 September 2020 - 15:23 WIB
loading...
Jakarta PSBB Lagi, Mari...
Terkait kembalinya penerapan PSBB di Ibu Kota, Peneliti INDEF Izzudin Al Farras Adha mengingatkan untuk berkaca dari lockdown 2.0 di Melbourne. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Akibat kasus positif Covid-19 yang terus meningkat, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk memberlakukan PSBB jilid II mulai tanggal 14 September 2020 lalu. Terkait kembalinya penerapan PSBB di Ibu Kota, Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Izzudin Al Farras Adha mengingatkan untuk berkaca dari lockdown 2.0 di Melbourne.

"Selama lockdown 2.0, warga Melbourne yang berdomisili di lingkungan tertentu harus tinggal dan menetapkan physical distancing, tetapi bagian kota yang lainnya tetap buka," ujar Izzudin dalam diskusi online INDEF bertajuk "PSBB DKI dan Banten: Ekonomi Nasional Sembuh atau Lumpuh?" di Jakarta, Kamis (17/9/2020).

(Baca Juga: PSBB Jakarta Jilid II Bikin Kaget, Kadin: Kami Tidak Bisa Dadakan Diberhentikan )

Dia menyampaikan, warga hanya boleh keluar rumah untuk kegiatan esensial seperti belanja kebutuhan sehari-hari dan juga untuk keperluan medis. Toko retail tutup, anak-anak sekolah harus belajar dari rumah, restoran hanya boleh pesan antar atau pesan bawa pulang, dan pusat penitipan anak hanya akan tersedia untuk pekerja yang diizinkan.

" Pekerja yang bekerja di kantor (WFO) pun dibatasi, misalnya proyek konstruksi skala besar dengan lebih dari 3 lantai hanya boleh mempekerjakan pekerja WFO maksimal 25%. Sementara itu, konstruksi skala kecil tidak boleh lebih dari lima pekerja," ungkap Izzudin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekonomi Jakarta Tumbuh...
Ekonomi Jakarta Tumbuh 4,90 Persen di 2024, BI Ungkap Penopangnya
Akhir Tahun 2024, Inflasi...
Akhir Tahun 2024, Inflasi Jakarta Lebih Rendah Dibanding Nasional
Ekonomi DKI Jakarta...
Ekonomi DKI Jakarta Kurang Bertenaga di Akhir 2023, Kemenkeu Beberkan Datanya
Banjir Rob Menghantui,...
Banjir Rob Menghantui, Ekonomi Jakarta Bisa Rugi Rp10 Triliun dalam 10 Tahun
Ekonomi Jakarta Melambat...
Ekonomi Jakarta Melambat di Kuartal III-2023 Usai Konsumsi Pemerintah Terkontraksi
BI: Ekonomi Jakarta...
BI: Ekonomi Jakarta di 2023 Akan Tetap Tumbuh di Kisaran 4,8%-5,6%
Menteri dan Deretan...
Menteri dan Deretan Tokoh Daerah Bedah Transisi Ekonomi Jakarta
Kepemimpinan Pramono...
Kepemimpinan Pramono Mampu Bangkitkan Ekonomi Jakarta Pascaperistiwa Agustus 2025
Ramadan Bikin Jakarta...
Ramadan Bikin Jakarta Alami Inflasi 2 Persen
Rekomendasi
Mensesneg Ungkap Anggaran...
Mensesneg Ungkap Anggaran MBG Berpotensi Turun usai Validasi Data
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved