Amit-amit, Indef Sebut Resesi Bisa Lebih dari Tiga Kuartal
Kamis, 17 September 2020 - 15:54 WIB
loading...
Indef menyebutkan, dalam skenario pandemi Covid-19 di Indonesia berkepanjangan, resesi ekonomi bisa berlangsung lebih dari 3 kuartal. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Direktur Riset Institute for Development of Economics and Finance (Indef) sekaligus anggota Dewan Riset Daerah (DRD) DKI Jakarta Berly Martawardaya mengatakan, ada dua prediksi skenario terkait pandemi Covid-19 serta dampaknya terhadap ekonomi .
(Baca Juga: Resesi Sulit Dihindari, Ekonom Minta Fokus Juga ke Penanganan Wabah)
"Skenario pertama, kalau pandemi berkepanjangan, tentunya ekonomi masih tumbuh minus. Penderita Covid-19 akan bertambah banyak, resesi pun bisa lebih dari tiga kuartal. Bahkan dalam bentuk kurva recovery-nya bisa berbentuk L atau U panjang," ungkap Berly dalam diskusi daring Indef bertajuk "PSBB DKI dan Banten: Ekonomi Nasional Sembuh atau Lumpuh?" di Jakarta, Kamis (17/9/2020).
Dengan skenario pandemi berkepanjangan, dia mengingatkan bahwa jangan berharap banyak bahwa ekonomi bisa tumbuh positif. "Nggak bisa, impossible," cetus Berly.
Namun, dalam skenario pandemi mereda, kecil kemungkinan bahwa ekonomi akan minus karena ekonomi Indonesia berbasis konsumsi domestik. Laju penambahan penderita Covid-19 juga akan melambat. "Kalau resesi ya mungkin hanya 2-3 kuartal saja, recovery-nya dalam kurva U-shaped pendek," jelas Berly.
(Baca Juga: Resesi Sulit Dihindari, Ekonom Minta Fokus Juga ke Penanganan Wabah)
"Skenario pertama, kalau pandemi berkepanjangan, tentunya ekonomi masih tumbuh minus. Penderita Covid-19 akan bertambah banyak, resesi pun bisa lebih dari tiga kuartal. Bahkan dalam bentuk kurva recovery-nya bisa berbentuk L atau U panjang," ungkap Berly dalam diskusi daring Indef bertajuk "PSBB DKI dan Banten: Ekonomi Nasional Sembuh atau Lumpuh?" di Jakarta, Kamis (17/9/2020).
Dengan skenario pandemi berkepanjangan, dia mengingatkan bahwa jangan berharap banyak bahwa ekonomi bisa tumbuh positif. "Nggak bisa, impossible," cetus Berly.
Namun, dalam skenario pandemi mereda, kecil kemungkinan bahwa ekonomi akan minus karena ekonomi Indonesia berbasis konsumsi domestik. Laju penambahan penderita Covid-19 juga akan melambat. "Kalau resesi ya mungkin hanya 2-3 kuartal saja, recovery-nya dalam kurva U-shaped pendek," jelas Berly.
Lihat Juga :