Dompet Dhuafa Inisiasi Program Ketahanan Ekonomi Skala Keluarga

Jum'at, 18 September 2020 - 21:30 WIB
loading...
Dompet Dhuafa Inisiasi...
Dompet Dhuafa inisiasi program ketahanan ekonomi skala keluarga. Foto/dok.Dompet Dhuafa
A A A
JAKARTA - Dompet Dhuafa berkolaborasi dengan RRI meluncurkan Aksi Peduli Dampak Corona sebagai upaya lanjutan penanganan Covid-19 di Indonesia. Aksi Peduli Dampak Corona (APDC) merupakan bentuk nyata Filantropeneur di masa pandemi demi ketahanan ekonomi skala keluarga.

Inisiator dan Ketua Pembina Dompet Dhuafa Parni Hadi mengatakan pihaknya telah menginisiasi beberapa program, seperti program ketahanan pangan berbasis keluarga maupun komunitas. Ketahanan pangan berbasis keluarga seperti budidaya ikan lele dan sayur dalam ember (budikdamber), kebun pangan keluarga, bantuan modal usaha mikro perorangan dan bantuan pangan yang diprioritaskan untuk lanjut usia, serta disabilitas atau mereka yang tidak bisa diberdayakan lagi.

“Dompet Dhuafa melalui Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) juga menggagas dan menerapkan program Keluarga Tangguh bagi keluarga pra sejahtera. Program Keluarga Tangguh Dompet Dhuafa tidak hanya sampai pada pemberian bantuan saja, namun terus memantau dan mendampingi hingga kestabilan ekonomi keluarga bisa tercapai,” kata Parni di Jakarta, Jumat (18/9/2020).

Baca Juga: Deddy Corbuzier & Atta Halilintar Dapat Proyek dari Pemerintah Buat Kampanye Bandara Aman dari Corona

Di sektor kesehatan, salah satu aspek yang menjadi fokus utama Dompet Dhuafa adalah penanganan stunting pada anak anak. “Dampak Corona memendekkan pertumbuhan ekonomi, dan tentu berdampak pada gizi maupun anak-anak yang akan lahir. Dompet Dhuafa siap bekerjasama dengan siapapun,“ jelasnya.

Menurutnya pandemi Corona telah berdampak multi lintas seluruh aspek kehidupan umat manusia tanpa memandang status gender, usia, kewarganegaraan, kebangsaan, agama, keyakinan dan ideologi yang dianut masing-masing individu. “Yang paling terdampak pandemi Corona adalah mereka yang paling lemah atau rawan secara ekonomi, kesehatan, pendidikan, nilai-nilai budaya, iman dan takwa,” jelasnya.

Untuk itu perlu digalang kerja sama multi lintas dan multi pemangku kepentingan (stakeholders) di dalam dan luar negeri untuk mencari solusi yang holistik, terintergrasi dan komprehensif untuk atasi dampak tersebut. Dampak langsung pandemi Corona dalam bidang ekonomi adalah kemandegan pertumbuhan, bahkan minus terutama dalam bentuk pemutusan hubungan kerja (PHK) dan meningkatnya jumlah pengangguran dengan semua mata rantai dampak lanjutannya.

“Perlu diluncurkan inisiasi Aksi Peduli Dampak Corona (APDC) yang manfaatnya dapat segera dinikmati oleh mereka yang lemah melalui program pemberdayaan berdasar filantropreneur, melibatkan seluruh pihak terkait, dalam program atau proyek padat karya multiguna,” tambahnya.

Baca Juga: Dipimpin Sri Mulyani, Berikut Formasi Lengkap Dewan Moneter

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Muhajir Efendi, menambahkan semakin banyak LSM seperti Dompet Dhuafa maupun organisasi sosial yang peduli dengan stunting, tentunya akan semakin baik. Pasalnya masalah stunting bukan hanya beban atau urusan pemerintah maupun negara saja.

“Malah justru kita turut serta dalam peran aktif penuh, berkomitmen sungguh-sungguh pada penuntasan stunting dari masyarakat madani seperti Dompet Dhuafa maupun organisasi sosial. Atas nama pemerintah saya menguncapkan terima kasih kepada Dompet Dhuafa yang memiliki kepedulian luar biasa atas program prioritas dalam membangun sumber daya manusia. Kami juga menunggu organisasi sosial yang lain untuk bergabung dengan Dompet Dhuafa,” harapnya.

Direktur Pengembangan Zakat dan Wakaf Dompet Dhuafa Bambang Suherman memaparkan bahwa sejak 2015 Dompet Dhuafa sudah terlibat di program stunting. Terdapat 26 titik di Kabupaten dan Kota, program stunting yang masih terus berjalan. Untuk itu dibutuhkan pendamping di level bawah yang basisnya penguatan keluarga.“Melalui pendidikan, perilaku kesehatan dan ekonomi untuk kami menciptakan generasi sehat. Intervensi berbasis dampak Corona, juga ada 155 kader terlatih untuk mendampingi,” kata Bambang.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktif Perangi Covid-19,...
Aktif Perangi Covid-19, Danone-Aqua Diganjar Obsession Award 2021
Gambarkan Ganasnya Covid,...
Gambarkan Ganasnya Covid, Sri Mulyani: Bisa Berubah seperti Film Mutan
Sri Mulyani Bandingkan...
Sri Mulyani Bandingkan Efek Dahsyat Bom Bali dengan Ledakan Corona ke Sektor Pariwisata
Sri Mulyani: Setoran...
Sri Mulyani: Setoran Pajak Negara Hilang Rp48,74 Triliun
Terungkap! Ini Alasan...
Terungkap! Ini Alasan Mengapa Ekonomi RI Tak Pernah Capai Target
Australia Pilih Lockdown...
Australia Pilih Lockdown Sampai 70% Warga Divaksin Covid-19
Hadirkan Inovasi Kesehatan,...
Hadirkan Inovasi Kesehatan, Ini Bentuk Dukungan KF untuk Bangkit dari Pandemi Covid-19
Cegah COVID-19, Enovid...
Cegah COVID-19, Enovid Nose Sanitizer Siap Masuk ke Indonesia
Omicron dan Kesiapan...
Omicron dan Kesiapan Karantina
Rekomendasi
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
Momen Middleton Bertemu...
Momen Middleton Bertemu Mantan Pacarnya di Pernikahan Peter Phillips
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Program Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved