Dukung BPJPH, Industri Tekstil Siap Penuhi Kewajiban Halal Oktober 2026

Jum'at, 17 April 2026 - 13:48 WIB
loading...
Dukung BPJPH, Industri...
Foto: Doc. Istimewa
A A A
JAKARTA - Industri tekstil nasional menyatakan kesiapan untuk memenuhi kewajiban sertifikasi halal yang akan berlaku pada Oktober 2026, seiring dengan dorongan kuat dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dalam memperkuat daya saing global.

Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, menegaskan bahwa sertifikat halal kini menjadi elemen strategis dalam industri tekstil, tidak hanya dari sisi kepatuhan syariah, tetapi juga sebagai jaminan kualitas dan kepercayaan konsumen global. Hal tersebut disampaikannya dalam seminar industri tekstil bertajuk “Halal Strategy in Global Textile Industry: Building Competitive Advantage Through Halal” yang digelar dalam rangkaian pameran INDO INTERTEX di JIExpo Kemayoran.

“Halal sudah menjadi industri dunia. Industri tekstil wajib memiliki sertifikat halal karena produknya bersentuhan langsung dengan tubuh kita,” ujar Haikal, yang akrab disapa Babe Haikal, Kamis (16/04/2026).

Menurutnya, penerapan sertifikasi halal pada produk tekstil akan memberikan nilai tambah signifikan serta membuka peluang lebih luas bagi produk Indonesia untuk bersaing di pasar internasional.

“Industri tekstil Indonesia yang telah bersertifikat halal akan memiliki peluang lebih besar untuk bersaing secara global,” tambahnya.

Dukungan terhadap kebijakan ini, disampaikan oleh Ketua Ikatan Ahli Tekstil Seluruh Indonesia, Shobirin F Hamid. Ia menilai kewajiban sertifikasi halal bagi industri tekstil dan barang gunaan merupakan langkah penting dalam meningkatkan daya saing usaha.

“Kami mendukung agar industri tekstil atau barang gunaan yang beredar di Indonesia diwajibkan memiliki sertifikat halal. Hal ini penting untuk meningkatkan daya saing usaha,” ungkap Shobirin.

Sementara itu, Chairman Indonesia Halal Lifestyle Center, Sapta Nirwandar, menekankan bahwa konsep halal harus dipandang sebagai bagian dari gaya hidup modern yang mencerminkan nilai keindahan, kesehatan, kualitas, kreativitas, dan inovasi.

“Halal harus menjadi lifestyle, karena di dalamnya mencakup aspek keindahan, kesehatan, kualitas, kreativitas, dan inovasi,” jelasnya.

Seminar tersebut juga menghadirkan Guru Besar Kimia Tekstil Politeknik STTT Bandung, Ida Nuramdhani, serta diikuti oleh para pelaku usaha tekstil dan garmen yang antusias menggali peluang pengembangan industri berbasis halal.

Melalui kegiatan ini, BPJPH berharap semakin banyak pelaku industri tekstil nasional yang mengadopsi sertifikasi halal sebagai bagian dari strategi bisnis. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain utama dalam industri halal global.
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Perkuat Rantai Pasok...
Perkuat Rantai Pasok Global, Indonesia-China Tanda Tangani 'Recognition Agreement' Sertifikasi Halal
Arsari Tambang Bakal...
Arsari Tambang Bakal Bangun Pusat Riset Timah dan Logam Tanah Jarang di Bangka
Imbas Perang AS-Israel...
Imbas Perang AS-Israel Vs Iran, Perusahaan Tekstil dan Garmen Terancam Tutup
Ekspor Tembus USD1 Miliar,...
Ekspor Tembus USD1 Miliar, Industri Tuna RI Incar Pasar Kolagen Global
Kawal Wajib Halal 2026,...
Kawal Wajib Halal 2026, ESQ Halal Center Resmi Diluncurkan
International Industrial...
International Industrial Week Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Dorong Daya Saing Industri Melalui Inovasi dan Kemitraan Strategis
Kemenpar Apresiasi BPJPH...
Kemenpar Apresiasi BPJPH atas Kolaborasi Sertifikasi Halal 31.548 UMK Desa Wisata
Rekomendasi
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Sepak Pojok Jadi Mimpi...
Sepak Pojok Jadi Mimpi Buruk! Aljazair Comeback Dramatis, Yordania Tersingkir
Berita Terkini
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved