Rupiah Berantakan Sentuh Rp17.500, Pengusaha Cemaskan Kelangsungan Bisnis

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:52 WIB
loading...
A A A
Meskipun tengah terjepit, Shinta memberikan penegasan bahwa pelaku industri sebenarnya amat memahami jika tekanan luar biasa yang menimpa rupiah ini bukanlah semata-mata masalah internal domestik, melainkan sebuah imbas dari dinamika perekonomian global yang jauh lebih luas.

Naiknya imbal hasil atau yield US Treasury sebagai buntut dari kebutuhan pembiayaan fiskal negara Amerika Serikat, yang kini diperparah oleh eskalasi tensi geopolitik Timur Tengah ini telah mengarahkan arus realokasi modal global berbondong-bondong merapat pada aset-aset yang berbasis dolar AS.

Rentetan kondisi global tersebut kemudian memicu tekanan nilai tukar yang hampir merata menimpa seluruh negara berkembang, tak terkecuali Indonesia, melalui fenomena melonjaknya capital outflow (aliran modal keluar) sekaligus tekanan berat terhadap iklim pasar keuangan. Himpitan semacam ini diproyeksikan masih menyimpan potensi untuk terus berlanjut selama faktor-faktor pemicu di tingkat global belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Merespons kebijakan otoritas moneter, Apindo turut memberikan penilaian terhadap langkah Bank Indonesia (BI) yang tetap menahan suku bunga acuannya di level 4,75%. Dimana sikap tersebut dianggap sebagai wujud nyata dari kehati-hatian kebijakan atau policy prudence demi merawat stabilitas makroekonomi serta menjaga tingkat kepercayaan pelaku pasar.

Kendati demikian, Shinta kembali menegaskan bahwa sekadar menjaga stabilitas rupanya masih belumlah cukup memadai. Di tengah situasi di mana pusaran tekanan eksternal kian menukik dalam, sangat dibutuhkan adanya sebuah koordinasi kebijakan yang jauh lebih solid antarlembaga, baik itu yang menyangkut kebijakan moneter, kebijakan fiskal, maupun intervensi di sektor riil, agar pilar kepercayaan pasar serta dunia usaha tidak sampai runtuh.

"Pelemahan nilai tukar rupiah yang saat ini bahkan telah menyentuh level psikologis baru di Rp 17.300 per dolar AS tentu menjadi perhatian bagi dunia usaha, dan perlu direspons secara serius dan terkoordinasi karena secara paralel terus menciptakan level baru all time low," tukasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Secret Service hingga...
Secret Service hingga FBI Dilibatkan Uji Keaslian Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
Perkuat Ekosistem Usaha...
Perkuat Ekosistem Usaha di Kaltara, Askrindo Jalin Kerja Sama Strategis dengan DPP APINDO Kota Tarakan
Jay Singgih Dorong Pengusaha...
Jay Singgih Dorong Pengusaha Muda Papua Bersinergi Menuju Indonesia Emas 2045
Rekomendasi
Kisah Ghetto Kids: Dari...
Kisah Ghetto Kids: Dari Gang Sempit Kampala ke Panggung Piala Dunia dan Berduet dengan Shakira
Doa agar Dijauhkan dari...
Doa agar Dijauhkan dari Perceraian dan Konflik Rumah Tangga
Ria Ricis Ajak Moana...
Ria Ricis Ajak Moana Berenang di Laut, Warganet Khawatir
Berita Terkini
MengEmaskan Indonesia,...
MengEmaskan Indonesia, Wamenaker Jadi Saksi Keunggulan Manajerial Pegadaian
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
JTrust Bank Gandeng...
JTrust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko Dukung Pembinaan Atlet Nasional
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
Infografis
Birokrasi Rumit, Banyak...
Birokrasi Rumit, Banyak Bisnis Hengkang dari Uni Eropa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved