Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Senin, 29 Juni 2026 - 22:58 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Menjaga Keamanan Data dari Ancaman Kejahatan Siber
Ancaman seperti phishing, social engineering, account takeover, ransomware, kebocoran data, serangan terhadap aplikasi dan API, penyalahgunaan akses internal, serta gangguan pada penyedia teknologi pihak ketiga dapat berdampak langsung terhadap operasional perusahaan.
"Di sinilah konteks perlindungan aset dan data nasabah, serta kepercayaan investor menjadi begitu penting," terangnya.
Nugraha berharap, penandatanganan Nota Kesepahaman antara APEI dan ADIGSI bisa menjadi landasan kolaborasi dalam penguatan kapasitas, peningkatan kesiapan, serta pembangunan ketahanan siber industri pasar modal Indonesia. "Kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini, karena bagi kami kepercayaan nasabah begitu penting," tutupnya.
Sebagai informasi Capital Market Cyber Resilience Forum mengusung tema "Strengthening Trust and Security in the Digital Capital Market”. Kegiatan yang digelar ADIGSI dan APEI ini dirancang sebagai forum eksekutif dan pembelajaran praktis untuk memperkuat pemahaman serta kesiapan perusahaan efek dalam menghadapi risiko siber.
Selain sesi diskusi strategis, kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan Otoritas Jasa Keuangan, Bursa Efek Indonesia (BEI), serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Ancaman seperti phishing, social engineering, account takeover, ransomware, kebocoran data, serangan terhadap aplikasi dan API, penyalahgunaan akses internal, serta gangguan pada penyedia teknologi pihak ketiga dapat berdampak langsung terhadap operasional perusahaan.
"Di sinilah konteks perlindungan aset dan data nasabah, serta kepercayaan investor menjadi begitu penting," terangnya.
Nugraha berharap, penandatanganan Nota Kesepahaman antara APEI dan ADIGSI bisa menjadi landasan kolaborasi dalam penguatan kapasitas, peningkatan kesiapan, serta pembangunan ketahanan siber industri pasar modal Indonesia. "Kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini, karena bagi kami kepercayaan nasabah begitu penting," tutupnya.
Sebagai informasi Capital Market Cyber Resilience Forum mengusung tema "Strengthening Trust and Security in the Digital Capital Market”. Kegiatan yang digelar ADIGSI dan APEI ini dirancang sebagai forum eksekutif dan pembelajaran praktis untuk memperkuat pemahaman serta kesiapan perusahaan efek dalam menghadapi risiko siber.
Selain sesi diskusi strategis, kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan Otoritas Jasa Keuangan, Bursa Efek Indonesia (BEI), serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
(akr)
Lihat Juga :