Riset Terbaru Novo Nordisk: Wegovy Dosis Tinggi Efektif Pangkas Berat Badan

Kamis, 09 Juli 2026 - 15:56 WIB
loading...
A A A
Meski demikian, perusahaan menegaskan bahwa capaian penurunan berat badan hampir 28 persen tidak dapat dijadikan acuan bagi seluruh pasien. Hanya sekitar satu dari empat peserta penelitian yang masuk dalam kelompok early responders, sedangkan peserta lainnya tetap mencatat rata-rata penurunan berat badan sebesar 15,4 persen hingga akhir terapi.

Menurut Dr. Dicker, hasil tersebut menunjukkan manfaat klinis terapi tetap dapat dirasakan meskipun kecepatan respons setiap pasien berbeda. Oleh karena itu, keberhasilan pengobatan obesitas perlu dinilai secara menyeluruh berdasarkan perkembangan masing-masing pasien, bukan hanya pada kelompok yang mengalami penurunan berat badan paling besar.

Baca Juga: Pil Wegovy Novo Nordisk Pikat Pasar AS, Catat 18.000 Resep di Pekan Pertama

Temuan tersebut juga muncul di tengah persaingan yang semakin ketat dalam pengembangan terapi obesitas global. Novo Nordisk memosisikan Wegovy dosis 7,2 miligram sebagai bagian dari strategi memperkuat portofolio produknya, sekaligus memberikan pilihan terapi tambahan bagi tenaga kesehatan dan pasien yang membutuhkan respons pengobatan lebih optimal.

Meski hasil awal dinilai menjanjikan, para peneliti menilai masih diperlukan pemantauan lebih lanjut untuk mengetahui dampak penggunaan Wegovy dosis 7,2 miligram terhadap perkembangan terapi obesitas dan dinamika pasar secara keseluruhan. Hingga kini juga belum tersedia metode yang dapat memprediksi sejak awal pasien yang akan memberikan respons terapi lebih cepat, sehingga pendekatan pengobatan yang bersifat personal tetap menjadi faktor penting dalam penanganan obesitas.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tokopedia Integrasikan...
Tokopedia Integrasikan Layanan Konsultasi Dokter hingga Tebus Obat Daring
Harga Obat di RI Lebih...
Harga Obat di RI Lebih Mahal 400%, Ini Arahan Jokowi ke Kepala BPOM
Nah Loh! McDonalds dan...
Nah Loh! McDonalds dan KFC Cs Waswas dengan Obat yang Tengah Ngetrend
Kemenkes Larang Obat...
Kemenkes Larang Obat Sirup, Pedagang Tekor Ratusan Juta
Tegas! Presiden Jokowi...
Tegas! Presiden Jokowi Ingin Stop Impor Obat hingga Alkes
Mulai Hari Ini, Obat,...
Mulai Hari Ini, Obat, Kosmetik dan Barang Gunaan Wajib Sertifikat Halal
Jamu Aman Bebas Bahan...
Jamu Aman Bebas Bahan Kimia Obat Jadi Kunci Jaga Warisan Budaya Indonesia
ResepGerak.ID Diluncurkan,...
ResepGerak.ID Diluncurkan, Platform Resep Latihan Berbasis Bukti Ilmiah Pertama di Indonesia
Aturan Baru, BPOM Siap...
Aturan Baru, BPOM Siap Tindak Tegas Penjualan Obat Ilegal di Minimarket
Rekomendasi
Sejak Gary Iskak Meninggal,...
Sejak Gary Iskak Meninggal, Richa Novisha Masih Trauma Dengar Sirine Ambulans
Membaca Arah Baru Fleksibilitas...
Membaca Arah Baru Fleksibilitas Fiskal Indonesia
Nahdlatul Ulama dan...
Nahdlatul Ulama dan Kesejahteraan Sosial
Berita Terkini
Bahlil Ancam Akan Tinjau...
Bahlil Ancam Akan Tinjau RKAB Penambang yang Menolak Pakai B50
TikTok Gelontorkan Rp3,6...
TikTok Gelontorkan Rp3,6 Miliar Edukasi Gizi dan Angkat Potensi Pangan Lokal
MNC Sekuritas Sukses...
MNC Sekuritas Sukses Gelar Grand Final MotionTrade Billionaires Games 2026
Hyundai Bakal Pamerkan...
Hyundai Bakal Pamerkan Prototipe Mobil Seven Seater di GIIAS 2026
Didukung BPDP dan Ditjenbun,...
Didukung BPDP dan Ditjenbun, AKPY Percepat Transfer Teknologi ke Pekebun Sawit Morowali
Prabowo Luncurkan BBM...
Prabowo Luncurkan BBM Baru B50 Pertama di Indonesia
Infografis
7 Perwira Tinggi Bareskrim...
7 Perwira Tinggi Bareskrim Dimutasi Kapolri pada September 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved