Mulai Hari Ini, Obat, Kosmetik dan Barang Gunaan Wajib Sertifikat Halal

Minggu, 17 Oktober 2021 - 13:22 WIB
Mulai Hari Ini, Obat, Kosmetik dan Barang Gunaan Wajib Sertifikat Halal
Pemerintah mulai hari ini memberlakukan tahap kedua kewajiban bersertifikat halal. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pemerintah mulai hari ini memberlakukan tahap kedua kewajiban bersertifikat halal . Dengan demikian, obat-obatan, kosmetik dan barang gunaan kini wajib memiliki sertifikat halal.

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Kementerian Agama ( BPJPH Kemenag) Muhammad Aqil Irham mengatakan, penahapan kewajiban bersertifikat halal bagi jenis produk secara lebih rinci diatur di dalam PP Nomor 39 Tahun 2021.

Baca Juga: Berambisi Jadi Produsen Terbesar Produk Halal Dunia, Pemerintah Siapkan Ini

Pasal 139 mengatur bahwa kewajiban bersertifikat halal bagi jenis produk dilakukan secara bertahap. Penahapan untuk pertama kali terdiri atas (a) produk makanan dan minuman; (b) bahan baku, bahan tambahan pangan, dan bahan penolong untuk produk makanan dan minuman; dan (c) hasil sembelihan dan jasa penyembelihan.



"Pasal 140 mengatur bahwa penahapan kewajiban bersertifikat halal bagi produk makanan, minuman, hasil sembelihan, dan jasa penyembelihan dimulai sejak 17 Oktober 2019 sampai 17 Oktober 2024," ujar Aqil di Jakarta, Minggu (17/10/2021).

Sedangkan tahap kedua, kewajiban bersertifikat halal diatur dalam Pasal 141 PP Nomor 39 Tahun 2021. Penahapan kedua kewajiban bersertifikat halal ini mencakup jenis produk:

a) obat tradisional, obat kuasi, dan suplemen kesehatan (sampai 17 Oktober 2026); b) obat bebas dan obat bebas terbatas (sampai 17 Oktober 2029); c) obat keras dikecualikan psikotropika (sampai 17 Oktober 2034);

Kemudian, d) kosmetik, produk kimiawi, dan produk rekayasa genetik (sampai 17 Oktober 2026); e) barang gunaan yang dipakai kategori sandang, penutup kepala, dan aksesoris (sampai 17 Oktober 2026);

Selanjutnya, f) barang gunaan yang digunakan kategori perbekalan kesehatan rumah tangga, peralatan rumah tangga, perlengkapan peribadatan bagi umat Islam, alat tulis, dan perlengkapan kantor (sampai 17 Oktober 2026);
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1410 seconds (10.101#12.26)