Fuad Bawazier Sebut Pembiayaan Lewat SBN Berisiko Perbesar Beban Fiskal

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:09 WIB
loading...
A A A

Ia mengatakan perubahan mulai terjadi ketika pemerintah lebih banyak memanfaatkan instrumen SBN sebagai sumber pembiayaan APBN. Menurutnya, mekanisme tersebut membuat dana hasil penerbitan surat utang masuk ke kas negara dan digunakan untuk berbagai kebutuhan anggaran, sehingga tidak seluruhnya dialokasikan untuk belanja produktif.

Dia juga mengungkapkan bahwa lembaga keuangan global, seperti Goldman Sachs, Merrill Lynch, dan Morgan Stanley, sejak awal melihat Indonesia sebagai pasar potensial karena rasio utang terhadap PDB saat itu masih relatif rendah. Kondisi tersebut, menurut dia, mendorong meningkatnya penerbitan surat utang pemerintah di pasar keuangan.

Baca Juga: Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang

Pihaknya menilai pemerintah perlu lebih berhati-hati dalam mengelola pembiayaan melalui utang agar tidak membebani kondisi fiskal pada masa mendatang. Fokus kebijakan, kata dia, seharusnya diarahkan pada kemampuan negara memenuhi kewajiban pembayaran pokok dan bunga utang secara berkelanjutan, bukan semata-mata menjaga rasio utang terhadap PDB tetap berada di bawah batas yang ditetapkan undang-undang.

Fuad menambahkan, pengelolaan utang yang sehat harus memastikan setiap tambahan pembiayaan memberikan manfaat ekonomi jangka panjang melalui investasi yang produktif. Dengan demikian, utang tidak hanya menjadi sumber pembiayaan anggaran, tetapi juga mampu memperkuat kapasitas ekonomi dan fiskal negara di masa depan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
Hutan Gundul, Cadangan...
Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
Intervensi Rupiah Kuras...
Intervensi Rupiah Kuras Cadangan Devisa Rp37 Triliun per Bulan, Sistem Keuangan Dinilai Tak Sehat
Rupiah Tertekan, Ichsanuddin...
Rupiah Tertekan, Ichsanuddin Noorsy: Beban Fiskal dan Sektor Riil Kian Berat
Anjasmara Minta Maaf...
Anjasmara Minta Maaf usai Ucapannya soal Rizky Nazar Picu Polemik
Diduga Jadi Target Berikutnya,...
Diduga Jadi Target Berikutnya, Mas Den Akui Hidup dalam Ketakutan setelah Kehilangan Keluarga!
Cerita Roy Suryo Tidak...
Cerita Roy Suryo Tidak Ditahan Kejaksaan: Tak Ada Larangan Tampil di Podcast
Rekomendasi
TPPU Dinilai Bisa Jadi...
TPPU Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Eks Jampidsus
First Look Ibra The...
First Look Ibra The Movie: Menembus Langit, Mengungkap Masa Lalu
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tiba di KPK usai Terjaring OTT
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Infografis
Mantan Panglima Militer...
Mantan Panglima Militer Israel Sebut Netanyahu Musuh Zionis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved