Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
Minggu, 19 Juli 2026 - 21:09 WIB
loading...
A
A
A
Selain meningkatkan produktivitas, hilirisasi sawit perlu terus diperkuat agar Indonesia tidak hanya mengekspor bahan baku, tetapi juga menghasilkan produk pangan bernilai tambah tinggi. Saat ini minyak sawit telah digunakan sebagai bahan baku berbagai produk, seperti minyak goreng, margarin, cokelat, hingga aneka makanan olahan, namun peluang pengembangan produk turunannya masih terbuka lebar. "Semua yang Anda makan itu ada minyak sawit. Karena minyak sawit begitu fleksibel dan memiliki harga yang sangat terjangkau," ujarnya.
Baca Juga: Program Mandatori B50 Wujudkan Swasembada Energi
Ia menambahkan, pemerintah melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) telah menjalankan Program Pangan dan Hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah produk sawit melalui pendanaan riset, pengembangan infrastruktur, serta penguatan kemitraan industri. Menurutnya, program tersebut perlu terus diperkuat, terutama untuk mendorong pengembangan minyak sawit merah (red palm oil) sebagai salah satu produk hilir unggulan.
Puspo menjelaskan minyak sawit merah memiliki kandungan antioksidan, beta-karoten, dan vitamin E yang tinggi sehingga berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan, termasuk meningkatkan fungsi kognitif, menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, serta mendukung upaya penanganan stunting melalui perbaikan gizi. "Pengembangan produk tersebut tidak hanya berpotensi memperluas pasar industri pangan nasional, tetapi juga meningkatkan daya saing hilirisasi sawit Indonesia di pasar global," jelasnya.
Baca Juga: Program Mandatori B50 Wujudkan Swasembada Energi
Ia menambahkan, pemerintah melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) telah menjalankan Program Pangan dan Hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah produk sawit melalui pendanaan riset, pengembangan infrastruktur, serta penguatan kemitraan industri. Menurutnya, program tersebut perlu terus diperkuat, terutama untuk mendorong pengembangan minyak sawit merah (red palm oil) sebagai salah satu produk hilir unggulan.
Puspo menjelaskan minyak sawit merah memiliki kandungan antioksidan, beta-karoten, dan vitamin E yang tinggi sehingga berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan, termasuk meningkatkan fungsi kognitif, menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, serta mendukung upaya penanganan stunting melalui perbaikan gizi. "Pengembangan produk tersebut tidak hanya berpotensi memperluas pasar industri pangan nasional, tetapi juga meningkatkan daya saing hilirisasi sawit Indonesia di pasar global," jelasnya.
(nng)
Lihat Juga :