Serba-Salah! Rasio Pajak Indonesia Terendah di Dunia, Digenjot Lagi Pandemi

Kamis, 01 Oktober 2020 - 16:26 WIB
loading...
Serba-Salah! Rasio Pajak...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Director of Centre for Tax Policy and Admistration OECD Pascal Saint-Amans mengatakan, salah satu dari tantangan utama Indonesia adalah fakta bahwa di antara negara-negara G20, dan bahkan secara global, rasio pajak Indonesia terhadap PDB adalah salah satu yang terendah di dunia.

Sebelumnya, sempat tampak rasionya dan akan berada di angka 10%. Tapi angka itu kemudian diekspektasi akan turun di bawah 8%.

"Akan ada konsensus dari ekonom-ekonom di UN, IMF, OECD, dan yang lainnya bahwa lumayan jauh dari standar minimum yang dibutuhkan untuk mempercepat pembangunan," ujar Pascal dalam Webinar "Tax Challenges and Reforms to Finance The Covid-19 Recovery and Beyond" di Jakarta, Kamis (1/10/2020).

Dan di tengah krisis pandemi Covid-19 , peningkatan rasio itu lebih menantang. OECD juga sudah sepakat dan mengatakan bahwa ini bukan waktunya untuk konsolidasi fiskal.

Dari Kementerian Keuangan memang sudah mengatakan untuk tidak terburu-buru melakukan konsolidasi fiskal meski ada kebutuhan untuk menguatkan rasio pajak ke PDB yang rendah. Pascal berpesan, terkait rasio ini harus ditangani secara berhati-hati karena bukan tantangan mudah, meski terindikasi bahwa yang jadi ujian utamanya adalah sustainabilitas setelah itu. ( Baca juga:Wow Mahal Nian, Obat Covid-19 Asal India Ini Dibanderol Rp3 Juta! )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
Agrinas Impor 105.000...
Agrinas Impor 105.000 Pikap dari India, Bisa Gerus PDB hingga Rp39 Triliun
Tarif Trump Sebagai...
Tarif Trump Sebagai Wake-up Call, Prabowo Singgung Soal BRICS dan OECD
LPPI Soroti Rendahnya...
LPPI Soroti Rendahnya Rasio Pajak Indonesia, Hanya 12% dari PDB
Dana Rp51 Triliun Lenyap...
Dana Rp51 Triliun Lenyap ke Judol, Ancaman Serius bagi Ekonomi RI
Jelang Pengumuman Pertumbuhan...
Jelang Pengumuman Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2025, Ekonom Ramal di Bawah 5%
Tere Liye: Suara Lugas...
Tere Liye: Suara Lugas di Tengah Normalisasi Utang Pemerintah
Jelang HUT ke-80 RI,...
Jelang HUT ke-80 RI, Asprindo Soroti Ketimpangan Sosial di Tanah Air
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Rekomendasi
Setelah Sintya Marisca,...
Setelah Sintya Marisca, VISION+ Perkenalkan Jeremie Tobing di First Look My Chef in Crime
Beredar Isu Menteri...
Beredar Isu Menteri PU Dody Hanggodo Kena Reshuffle Agustus Mendatang, Istana Buka Suara
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved