Daftar Negara Anggota OECD, Ada Israel hingga Indonesia

Sabtu, 09 Maret 2024 - 08:27 WIB
loading...
Daftar Negara Anggota...
Daftar negara-negara Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi atau Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Indonesia resmi bergabung dalam keanggotaan organisasi untuk kerja sama dan pengembangan ekonomi internasional atau dikenal dengan Organisation for Economic Cooperation and Development ( OECD ). Keanggotaan tersebut disahkan melalui Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2023 tentang Penetapan Keanggotaan Indonesia pada Organisation for Economic Cooperation and Development Competition Committee (Keppres) yang ditandatangani Presiden Jokowi pada 30 Mei 2023 lalu.

Baca Juga: Indonesia Resmi Jadi Anggota OECD, Negara Pertama di ASEAN

Organisation for Economic Co-operation and Development merupakan organisasi internasional di bidang ekonomi yang bertugas membentuk kebijakan bagi kehidupan masyarakat yang lebih baik. Mereka bertujuan untuk membuat kebijakan yang mengedepankan kemakmuran, kesetaraan, kesempatan, dan kesejahteraan bagi semua anggotanya.

Menyitir laman resmi OECD, saat ini beranggotakan 38 negara. Di kawasan Asia, hanya Jepang, Korea Selatan, dan Turki yang merupakan anggota OECD. Indonesia baru saja disetujui jadi negara anggota OECD.

Baca Juga: Perbandingan OECD dan BRICS dari Latar Belakang hingga Negara Anggota

Berikut daftar negara-negara Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi atau Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).

1. Australia bergabung sejak 7 Juni 1971
2. Austria bergabung sejak 29 September 1961
3. Belgia bergabung sejak 13 September 1961
4. Kanada bergabung sejak 10 April 1961
5. Chili bergabung sejak 7 Mei 2010
6. Kolombia bergabung sejak 28 April 2020
7. Kosta Rika bergabung sejak 25 Mei 2021
8. Republik Ceko bergabung sejak 21 Desember 1995
9. Denmark bergabung sejak 30 Mei 1961
10. Estonia bergabung sejak 9 Desember 2010
11. Finlandia bergabung sejak 28 Januari 1969
12. Perancis bergabung sejak 7 Agustus 1961
13. Jerman bergabung sejak 27 September 1961
14. Yunani bergabung sejak 27 September 1961
15. Hungaria bergabung sejak 7 Mei 1996
16. Islandia bergabung sejak 5 Juni 1961
17. Irlandia bergabung sejak 17 Agustus 1961
18. Israel bergabung sejak 7 September 2010
19. Italia bergabung sejak 29 Maret 1962
20. Jepang bergabung sejak 28 April 1964
21. Korea bergabung sejak 12 Desember 1996
22. Latvia bergabung sejak 1 Juli 2016
23. Lithuania bergabung sejak 5 Juli 2018
24. Luksemburg bergabung sejak 7 Desember 1961
25. Meksiko bergabung sejak 18 Mei 1994
26. Belanda bergabung sejak 13 November 1961
27. Selandia Baru bergabung sejak 29 Mei 1973
28. Norwegia bergabung sejak 4 Juli 1961
29. Polandia bergabung sejak 22 November 1996
30. Portugal bergabung sejak 4 Agustus 1961
31. Republik Slovakia bergabung sejak 14 Desember 2000
32. Slovenia bergabung sejak 21 Juli 2010
33. Spanyol bergabung sejak 3 Agustus 1961
34. Swedia bergabung sejak 28 September 1961
35. Swiss bergabung sejak 28 September 1961
36. Turki bergabung sejak 2 Agustus 1961
37. Britania Raya bergabung sejak 2 Mei 1961
38. Amerika Serikat bergabung sejak 12 April 1961
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
10 Rute Penerbangan...
10 Rute Penerbangan Internasional Tersibuk di Dunia, Jakarta-Singapura Masuk Daftar
Inflasi Indonesia Mei...
Inflasi Indonesia Mei 2026 Capai 3,08%, Ini Pendorongnya
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Cadangan Mineral Tanah Jarang Terbesar Dunia, Ada Tetangga Indonesia
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Rekomendasi
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Berita Terkini
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved