Perbandingan OECD dan BRICS dari Latar Belakang hingga Negara Anggota
Rabu, 07 Februari 2024 - 14:25 WIB
loading...
Indonesia diketahui menginginkan bergabung ke dalam Organization for Economic Co-operation and Development (OECD). FOTO/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Perbandingan OECD dengan BRICS akan dibahas dalam artikel ini. Dua organisasi tersebut pada dasarnya merupakan forum yang dibentuk untuk mewadahi beberapa negara untuk mewujudkan suatu tujuan tertentu.
Baik OECD maupun BRICS memiliki pengaruhnya tersendiri dalam sistem ekonomi dunia. Jika dibandingkan, ada beberapa perbedaan mencolok dari dua forum besar dunia ini.
Baca Juga: Anggota BRICS: Seluruh Negara di Dunia Harus Dilarang Kirim Bantuan Militer ke Israel
Menurut Reuters, blok ini didirikan sebagai klub informal pada tahun 2009 untuk menyediakan platform bagi para anggotanya untuk menantang tatanan dunia yang didominasi oleh Amerika Serikat dan sekutu-sekutu Baratnya.
OECD (The Organization for Economic Co-operation and Development) atau Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi ini merupakan forum yang didirikan di Paris pada tanggal 14 Desember 1960.
Awalnya OECD dibentuk oleh 18 negara Eropa bersama Amerika dan Kanada dengan tujuan mempererat kerja sama ekonomi pembangunan.
Dalam deklarasi pertemuan puncak, para pemimpin BRICS berkomitmen untuk memperkuat kerja sama guna memajukan perdamaian, tatanan internasional yang lebih representatif, sistem multilateral yang dihidupkan kembali dan direformasi, pembangunan berkelanjutan, dan pertumbuhan inklusif.
Mereka menyoroti peran penting kerja sama multilateral dalam membatasi risiko yang berasal dari fragmentasi geopolitik dan geoekonomi dan berjanji untuk mengintensifkan upaya perdagangan, pengentasan kemiskinan dan kelaparan, pembangunan berkelanjutan, perubahan iklim, pendidikan, dan kesehatan, serta bidang-bidang lain yang menjadi kepentingan bersama.
Baik OECD maupun BRICS memiliki pengaruhnya tersendiri dalam sistem ekonomi dunia. Jika dibandingkan, ada beberapa perbedaan mencolok dari dua forum besar dunia ini.
Perbandingan OECD vs BRICS
1. Latar Belakang dan Tahun Terbentuk
BRICS yang merupakan akronim dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan tercipta pada tahun 2001 oleh kepala ekonom Goldman Sachs Jim O'Neill dalam sebuah makalah penelitian yang menggarisbawahi potensi pertumbuhan Brasil, Rusia, India, dan China.Baca Juga: Anggota BRICS: Seluruh Negara di Dunia Harus Dilarang Kirim Bantuan Militer ke Israel
Menurut Reuters, blok ini didirikan sebagai klub informal pada tahun 2009 untuk menyediakan platform bagi para anggotanya untuk menantang tatanan dunia yang didominasi oleh Amerika Serikat dan sekutu-sekutu Baratnya.
OECD (The Organization for Economic Co-operation and Development) atau Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi ini merupakan forum yang didirikan di Paris pada tanggal 14 Desember 1960.
Awalnya OECD dibentuk oleh 18 negara Eropa bersama Amerika dan Kanada dengan tujuan mempererat kerja sama ekonomi pembangunan.
2. Tujuan
Dalam deklarasi pertemuan puncak, para pemimpin BRICS berkomitmen untuk memperkuat kerja sama guna memajukan perdamaian, tatanan internasional yang lebih representatif, sistem multilateral yang dihidupkan kembali dan direformasi, pembangunan berkelanjutan, dan pertumbuhan inklusif.
Mereka menyoroti peran penting kerja sama multilateral dalam membatasi risiko yang berasal dari fragmentasi geopolitik dan geoekonomi dan berjanji untuk mengintensifkan upaya perdagangan, pengentasan kemiskinan dan kelaparan, pembangunan berkelanjutan, perubahan iklim, pendidikan, dan kesehatan, serta bidang-bidang lain yang menjadi kepentingan bersama.
Lihat Juga :